DETAIL DOCUMENT
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi dan Pendapatan Petani Kopi di Kabupaten Simalungun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Hasibuan, Zulkifli Annoor
Subject
produksi 
Datestamp
2018-01-09 05:24:16 
Abstract :
Hasil penelitian ini diuji dengan menggunakan uji kesesuaian nilai koefisien determinasi (R2) dimana variabel bebas luhan lahan (X1), tenaga kerja (X2), pupuk (X3) dan modal (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat produksi kopi sebesar 73,3 %, yang dibuktikan melalui uji F bahwa secara simultan luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pupuk (X3) dan modal (X4) berpengaruh signifikan terhadap produksi kopi, kemudian dilanjutkan melalui uji t bahwa variabel pupuk (X3) dan modal (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi kopi, tetapi variabel luas lahan (X1) dan tenaga kerja (X2) tetap berpengaruh signifikan terhadap produksi kopi di Kabupaten Simalungun. Selanjutnya variabel bebas produksi kopi (X1) dan harga jual kopi (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat nilai pendapatan petani kopi yang ditandai dengan nilai koefisien determinasi (R2) yang cukup tinggi sebesar 83,3% dibuktikan dengan uji F bahwa secara simultan produksi kopi (X1) dan harga jual kopi (X2) berpengaruh signifikan terhadap nilai pendapatan petani kopi, dilanjutkan dengan uji t secara terpisah produksi kopi (X1) maupun harga, dilanjutkan dengan uji t secara terpisah produksi kopi (X1) maupun harga jual kopi (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap nilai pendapatan petani kopi di Kabupaten Simalungun. Kemudian variabel bebas faktor sosial [tingkat pendidikan (X1), umur (X2) dan pengalaman bertani kopi (X3)] sedikit berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai pendapatan petani kopi yang datandai dengan nilai koefisien determinasinya (R2) sangat rendah yaitu 52,4 %, dibuktikan dengan uji F bahwa secara simultan tingkat pendidikan (X1), umur (X2) dan pengalaman bertani kopi (X3) masih berpengaruh signifikan terhadap nilai pendapatan petani kopi, dan dilanjutkan dengan uji t secara terpisah tingkat pendidikan (X1) berpengaruh signifikan terhadap nilai pendapatan petani kopi, namun variabel umur (X2) maupun pengalaman bertani kopi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai pendapatan petani kopi (X2) di Kabupaten Simalungun. 

Institution Info

Universitas Medan Area