Abstract :
Biodiesel adalah sumber energi yang dapat dibuat dari bahan baku biomassa
seperti kelapa sawit, jarak pagar atau yang lainnya. Jika dilihat sifatnya, biodiesel
mempunyai sifat-sifat fisik yang serupa dengan minyak solar (petroleum diesel), sehingga Biodiesel dapat dipergunakan langsung sebagai bahan bakar pengganti ataupun
campuran minyak solar untuk kenderaan bermesin diesel. Pada dasarnya, aspek ekonomi
sumberdaya energi seperti biodiesel bukan saja ditentukan oleh harga sumber energi itu
sendiri, tetapi ditentukan pula oleh harga sumber energi sejenis yang akan disubsitusi.
Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan sampel dari beberapa
daerah yang sedang mengembangkan tanaman jarak pagar seperti NTB, Jawa
Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Utara dengan tujuan untuk mengetahui ketersediaan
bahan
baku, mengestimasi harga jual biji jarak pagar, sekaligus mengetahui kelayakan
usaha tani jarak pagar ditingkat petani. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan
bahwa untuk menggantikan BBM solar dengan harga subsidi (Rp. 5.500), pengembangan biodiesel/usaha tani jarak pagar tidak layak secara finansial pada semua
daerah
penanaman dan semua tingkat rendemen. Sementara untuk harga solar tanpa
subsidi
penanaman dan semua tingkat rendemen. Sementara untuk harga solar tanpa subsidi
(Rp.
8.265,-), pengembangan biodiesel/usaha tani jarak pagar menjadi layak secara
finansial
untuk semua daerah penanaman, bila tingkat rendemen mencapai diatas 30%.