Abstract :
Badan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi Sumatera Utara,
sebagai salah satu Lembaga teknis yang berada pada Pemerintah Propinsi
Sumatera Utara mempunyai peranan strategis dalam rangka pencapaian tujuan
pada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara. Keberhasilan Badan lnformasi dan
Komunikasi akan sangat menentukan keberhasilan Pemerintah Propinsi Sumatera
Utara. Dalam rangka mencapai keberhasilan tersebut, maka sangat dituntut kinerja
yang optimal dari Badan lnformasi dan Komunikasi tersebut. Kenyataan
menunjukkan bahwa kinerja Sadan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi
Sumatera Utara, belum sepenuhnya dapat memuaskan seluruh stakeholders yang
ada. Untuk itu diperlukan suatu kajian atau penelitian lapangan bagimana
sebenarnya kinerja Badan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi Sumatera
Utara sebagai unit kerja dari Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman Kinerja Organisasi
Sadan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi Sumatera Utara serta faktorfaktor
yang mempengaruhinya. Sampel diambil secara stratified sampling,
sebanyak 96 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif
guna mengetahui bagaimana Kinerja Organisasi badan lnformasi dan Komunikasi
Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan dilihat dari
indikator produktivitas, kualitas pelayanan, responsivitas dan akuntabilitas, Kinerja
Organisasi Sadan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi Sumatera Utara
belum berjalan dengan baik, terutama menyangkut masalah kualitas pelayanan
dan responsivitas. Hambatan utama dalam meningkatkan Kinerja Organisasi Badan
lnformasi dan Komunikasi Pemerintah Propinsi Sumatera Utara,adalah faktor
sumberdaya manusia, sumberdana dan teknologi) yang masih kurang. Faktor yang
berpengaruh adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Untuk lebih
meningkatkan Kinerja Organisasi badan lnformasi dan Komunikasi Pemerintah
Propinsi Sumatera Utara, perlu Meningkatkan responsivitas perilaku aparatur
terhadap tuntutan pengguna jasa publik atau masyarakat. Peningkatan pemahaman
aparatur tentang budaya organisasi yang berorientasi pada kepentingan dan
tuntutan masyarakat atau pengguna jasa publik. Pembuatan standar pelayanan
minimal untuk semua unit pelayanan yang ada pada Badan lnformasi dan
Komunikasi Propinsi Sumatera Utara.