Abstract :
PT.Industri Karet Nusantara adalah merupakan perusahaan yang bergerak
dibidang produksi benang karet (rubber thread). Bahan baku yang digunakan
untuk menghasilkan benang karet ini adalah Karet Alam, yaitu Latex dengan
kadar DRC(Dry Rubber Content) 60 % yang diperoleh dari kebun PTPN III
Membang Muda dan Kebun Rambutan Tebing
Masalah yang dihadapi oleh perusahaan adalah banyaknya jumlah basil
produksi yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi. Hal tersebut dikarenakan
factor-faktor produksi yang tidak memenuhi standart yang mengakibatkan
banyaknya jumlah produk cacat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penyebab cacat produk
dan menanggulangi penyebab cacat tersebut sehingga dapat menurunkan jumlah
cacat produk dan meningkatkan Kualitas Produktivitas benang karet , yaitu
dengan menerapkan metode Quality Control Circle
Dalam penerapan metode Quality Control Circle ini digunakan alat Bantu
Seven Tools yaitu Check Sheet , Stratifikasi, Histogram, Diagram Pareto, Scatter Diagram, Cause and Effect Diagram dan Control Chart Setelah mengidentifikasi
penyebab-penyebab cacat, selanjutnya dilakukan pemecahan masalah dengan
menggunakan Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action).
Pada penelitian ini, produk benang karet yang akan ditingkatkan
kualitasnya adalah benang karet jenis Count 37. Ada 3 jenis produk cacat yang
telah diindentifikasi, yaitu Benang Lengket, Molted Thread, Big Thread dan Jika dilakukan penelitian, akan diperoleh Persentase Jenis I Type Produk Cacat
Terbesar dari antara ke-3 jenis produk cacat.dengan persentase kumulatif.
Dengan menggunakan Cause and Effeck Diagram,dapat dianalisa Faktorfaktor
apa yang mungkin dapat menyebabkan benang karet tersebut menjadi
cacat, sehingga perbaikan terhadap faktor-faktor tersebut dapat dilakukan dengan segera.
Dalam penelitian diperoleh jumlah cacat bulan September sebelum
penerapan Quality Control= 325 kotak, jumlah produksi benang karet = 13921
kotak.Sehingga diperoleh Persentase jumlah cacat bulan September = 2.33 %. Jika Setelah dilakukan Penerapan Quality Control pada bulan November diperoleh
Jumlah yang Cacat perbulan = 263kotak, Jumlah Produksi benang karetnya =
18622 kotak. Maka diperoleh Persentase jumlah cacat bulan November Setelah
penerapan = 1.41 %.