Abstract :
Tugas akhir ini membahas tentang metode analisis hubung singkat simetris.
Gangguan simetris adalah gangguan fasa tiga, bila mana terjadi hubung singkat fasa
tiga. Bila hubung singkat dibiarkan berlangsung lama pada suatu sistem tenaga listrik
maka pengaruh-pengaruh yang tidak diinginkan yang dapat terjadi antara lain:
Berkurangnya batas-batas kestabilan suatu sistem, Kerusakan peralatan yang dekat
dengan titik gangguan seperti kerusakan peralatan isolasi sistem, kerusakan
tranformator akibat adanya ledakan yang terjadi dari proses tekanan minyak trafo
yang mengalami pemanasan berlebih akibat gangguan , Terpecahnya keseluruhan
daerah pelayanan sistem oleh suatu rentetan tindakan pengaman yang dilakukan oleh
sistem pengaman yang berbeda.
Hasil yang telah diperoleh menunjukkan penentuan arus gangguan hubung
singkat simetris lebih praktis dilakukan menggunakan model matrik impedansi bus
jika jumlah busnya besar (banyak) jika dibandingkan dengan model rangkaian listrik
biasa (eqivalen thevenim) untuk system multi mesin yang terhubung dengan saluran
interkoneksi. Dari hasil penelitian terbukti bahwa model matrik Impedansi bus
memiliki akurasi ketelitian yang tepat dalam penentuan nilai impedansi hubung
singkat dan arus gangguan hubung singkat dibanding dengan metode eqivalen
thevenim yang menggunakan penyederhanaan rangkaian.