Abstract :
Dari jenis bahan pangan yang dikonsumsi rakyat Indonesia, beras merupakan
urutan pertama yaitu sekitar 97 - 100%. Di Sumatera Utara konsumsi beras penduduk
per kapita/tahun mencapai 166,28 kg tahun 2008, konsumsi ini jauh meningkat
dibandingkan dengan tahun 2007 yaitu sebesar 133,23 Kg.
Hal ini disebabkan karena
pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Dari hasil analisis keragaman
luas panen
produksi padi di Sumatera Utara, Kabupaten Langkat merupakan daerah
yang
mempunyai Iuas panen dan produksi padi sawah yang tinggi diantara
18
pemerintahan kabupaten.
Produksi padi di Kabupaten Langkat sejak tahun 1996 sampai
2007
mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena luas areal persawahan
yang setiap
tahunnya semakin berkurang disebabkan oleh berbagai faktor antara lain
luas panen
yang semakin berkurang karena konversi lahan, tingkat produktivitas,
harga dan
adopsi teknologi yang belum terlaksana secara optimal. Kabupaten Langkat
sebagian
besar masyarakat hidup dari mata pencaharian sebagai petani baik padi
sawah
maupun padi ladang. Daerah kabupaten Langkat merupakan daerah agraris
yang kaya
akan sumber daya alam mempunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan
produksi padi khususnya padi sawah, belum dimanfaatkannya faktor
produksi
seoptimal mungkin sehingga produksi padi belum mencapai tingkat produksi
yang
diharapkan untuk mencapai swasembada beras seperti pada tahun 1988. Peningkatan produksi padi di Kabupaten Langkat ini diharapkan dapat meningkatkan
pendapatan
daerah, menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan petani.
Dari hasil penelitian ini diperoleh: Faktor luas lahan, produktivitas
dan harga
sangat berpengaruh terhadap tingkat padi sawah di daerah Kabupaten Langkat, Pertambahan satu hektar luas panen akan meningkatkan produksi padi sawah sebesar
5,07 ton, Pertambahan tingkat produktivitas 1 persen akan meningkatkan produksi
padi sawah sebesar 80.225,21 ton/ha, Kenaikan harga padi sawah sebesar Rp. 1 akan
meningkatkan produksi padi sawah sebesar 40,85 kg, Kontribusi jumlah penerimaan
dari komoditas padi sawah terhadap PDRB Kabupaten Langkat dengan nilai rata-rata
4,16%.