DETAIL DOCUMENT
Strategi Pengembangan Komoditi Unggulan Agribisnis Berbasis Perkebunan Rakyat di Kabupaten Simalungun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Siahaan, Ridwan
Subject
strategi pengembangan komoditi 
Datestamp
2018-01-11 04:21:54 
Abstract :
Penelitian ini menggunakan metode deskripsi melalui survey, interview dan kuisioner pada responden yang telah ditentukan. Analisis didasarkan pada metode Perbandingan Eksponensial, Metode faktor-faktor strategis yang mempengaruhi komoditi pertanian berbasis perkebunan rakyat dengan menggunakan Perbandingan Reciprocal Berpasangan. Penelitian menghasilkan 12 faktor strategis: 1) kesesuaian lahan, 2) ketersediaan lahan, 3) agroklimat, 4) ketersediaan sarana produksi pertanian, 5) ketersediaan modal, 6) ketersediaan infrastruktur (jalan, transportasi, listrik), 7) saluran distribusi, 8) motivasi petani, 9) dukungan pemerintah daerah, 10) pemanfaatan teknologi tepat guna, 11) potensi pasar, 12) kelembagaan penunjang. Dari analisis matriks SWOT, 9 strategi alternatif digunakan untuk mengembangkan komoditi kopi terutama di Kabupaten Simalungun, strategi alternatif tersebut adalah: 1) memperluas akses pasar melalui promosi, 2) memperluas wilayah produksi, 3) mengadakan kerjasama, 4) meningkatkan kualitas produk, 5) kesesuaian dan pengolahan lahan yang benar, 6) sosialisasi dan pengembangan masyarakat, 7) membentuk dan memajukan kelompok tani (asosiasi petani kopi), 8) meningkatkan pendayagunaan fungsi kelembagaan institusi, 9) memajukan pendidikan dan pelatihan. Prioritas strategi dari 9 strategi alternatif untuk mengembangkan komoditi kopi di Kabupaten Simalungun, dipakai analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Prioritas strategi adalah pengembangan kawasan sentra produksi. Strategi ini haruslah terintegrasi dengan 8 strategi alternatif lainnya agar dapat dicapai keberhasilan mengembangkan komoditi kopi di kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

Institution Info

Universitas Medan Area