Abstract :
Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Stratified Random
Sampling. Sampel yang diambil berjumlah 16 kebun terdiri dari dua unit kebun yaitu
unit I berjumlah 8 (delapan) kebun dan unit II berjumlah 8 (delapan) kebun. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode analisls survei. Sebagai alat analisis
digunakan untuk menguji hipotesis pertama seluruh data yang telah dikumpulkan akan
dianalisa dengan uji validitas (kesahihan).
Dari hasil penelitian rata-rata terdapat perbedaan faktor produksi tanaman kelapa
sawit antara kebun unit I dengan Kebun Unit II, dimana luas lahan kebun unit l sebesar
601.10 hektar dan kebun unit II sebesar 506,98 hektar. Tenaga kerja kebun unit I
sebanyak 124 orang dan kebun unit II sebanyak 91 orang. Pestisida kebun unit I
sebanyak 500,29 liter dan kebun unit II sebanyak 380,72 liter. Pupuk kebun unit l
sebanyak 565,55 Kg dan kebun unit II sebanyak 459,66 Kg. Keuntungan kebun unit I
sebesar Rp. 5.505.184.518 dan kebun unit II sebesar Rp. 4.981.261.123. Untuk
kelayakan B/C ratio kebun unit I sebesar (1,55>1) dan kebun unit II
sebesar (1,74>1).