Abstract :
Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) pengaruh pengawasan
yang
dilakukan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian (BKPLUH)
terhadap produktivitas penyuluh pertanian lapangan, (2) pengaruh pelayanan
yang diberikan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian
(BKPLUH) terhadap produktivitas penyuluh pertanian lapangan, (3) pengaruh
pengawasan dan pelayanan yang diberikan Badan Ketahanan Pangan dan
Penyuluhan Pertanian (BKPLUH) terhadap produktivitas penyuluh pertanian
lapangan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif sebesar
0,269 tetapi berkekuatan sangat lemah yaitu hanya 0,072 pada tingkat
kepercayaan 5 persen antara pengawasan dan produktivitas kerja tenaga penyuluh lapangan. Terdapat pengaruh positif sebesar 0,583 dan berkekuatan sedang
sekitar 0.383, dengan tingkat kepercayaan 5 persen antara pelayanan BKPLUH
terhadap produktivitas kerja tenaga penyuluh lapangan. Terdapat pengaruh positif
pengawasan dan pelayanan BKPLUH sebesar 0.017 dan 0.584 terhadap
produktivitas kerja tenaga penyuluh lapangan.
Fungsi pengawasan yang dilakukan oleh BKPLUH harus terus
dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya dengan diimbangi peningkatan kualitas
pelayanan oleh BKPLUH guna meningkatkan produktivitas kerja dari tenaga
penyuluh lapangan, sehingga peran penyuluh sebagai perpanjangan tangan
pemerintah dalam melaksanakan program-program pemerintah dan memandirikan petani dapat terwujud.