Abstract :
Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, digunakan
populasi peternak mitra PT. Satwa Utama Raya termasuk operator kandang
(karyawan kandang/tenaga kerja) yang melaksanakan budidaya ayam broiler.
Penentuan sampel atau responden dalam penelitian ini dilakukan dengan
penunjukan langsung (purposive sampling) yang didasarkan pada jumlah
populasi
ayam broiler peternak mitra, dan jenis peternak (penyewa atau pemilik sendiri
kandang & peralatan). Jumlah populasi 32 orang, dan sampel yang
dijadikan
responden penelitian adalah 9 orang (28,13% dari populasi). Kelayakan
investasi
diukur dari berbagai kriteria, yaitu menggunakan analisis Net Present
Value
(NPV), Net Benefi/ Cost Ratio (Net B/C Ratio), Internal Rate Of Return
(IRR)
dan Break Even Point (BEP).
Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa ditinjau dari segi
finansial,
usaha peternakan ayam broiler mitra PT. Satwa Utama Raya adalah layak,
dengan
nilai NPV 858.614.960, Net B-C Ratio 1,70 dan IRR 74,21. Ditinjau
dari aspek
keuntungan per ekor ayam pada skala usaha yang berbeda (tingkat populasi
ayam
yang berbeda), populasi di bawah 5.000 ekor ayam memperoleh keuntungan
bersih rata-rata Rp. 12/ekor, populasi 5.000 ekor - 10.000 ekor memperoleh
keuntungan bersih rata-rata sebesar Rp. 1.394/ekor dan populasi di atas
10.000
ekor memperoleh keuntungan bersih rata-rata sebesar Rp. 1.303/ekor ayam
selama 10 periode pemeliharaan. Break Even Point (BEP) usaha peternakan ayam
broiler mitra PT. Satwa Utama Raya untuk unit adalah 74.793 ekor dan untuk
rupiah adalah Rp. 16.615/ekor.