Abstract :
Metode penelitian yang dilakukan secara observasi, kuisioner
dan wawancara
peneliti berupaya untuk memberikan gambaran dari perspektif yang
relatif obejektif
tentang kinerja pegawai Sekretariat Kabupaten Toba Samosir dengan
membuktikan
apakah benar faktor disiplin kerja, produktivitas kerja, uraian pekerjaan
(job discription),
budaya organisasi dan kompetensi kepemimpinan telah menjadi
penyebab belum optimalnya kinerja pegawai.
Belum optimalnya kinerja pegawai yang disebabkan oleh 5 faktor
tersebut diatas
ternyata dari hasil penelitian membuktikan bahwa masing-masing faktor telah menggambarkan kontribusi dengan besaran sesuai rangkingnya adalah sebagai berikut:
produtivitas kerja kontribusinya sebesar 27 % baik, budaya organisasi
sebesar 29 %
baik, kompetensi kepemimpinan sebesar 35 % baik, uraian pekerjaan
(job description)
sebesar 39 % baik, dan disiplin kerja sebesar 40 % baik. Hasil penelitian
membuktikan
bahwa 5 faktor yang terdiri dari disiplin kerja, produktivitas kerja, uraian
pekerjaan (job
discription), budaya organisasi dan kompetensi kepemimpinan yang diindikasikan
sebagai
penyebab belum optimalnya kinerja pegawai adalah benar dan mempunyai
hubungan diantara
sesamanya.
Harapan kedepan nantinya penelitian ini bermanfaat sebagai bahan
pertimbangan
obyektif bagi pengambil keputusan di Sekretariat Daerah Kabupaten Toba Samosir
untuk melaksanakan pembinaan secara konferensif agar efektivitas peranan dan fungsi pegawai untuk mentransfer masukan Visi dan Misi dalam tindakan kerja nyata
yang sekaligus dapat mewujudkan akuntabilitas dan tatanan pemerintahan yang
bersih (good governance), Sebagai bahan untuk penyusunan efektif bagi kebijakan
pengembangan karir kedepan bagi para pegawai kantor Sekretariat Daerah Kabupaten
Toba Samosir agar posisi atau penempatan setiap orang sesuai dengan kompetensinya
atau kompetisi yang dimiliki disesuaikan dengan tugasnya (Right Man and Right
Place) serta nantinya sebagai bahan untuk peningkatan produktivitas kerja kedepan
dalam membangun pelayanan prima yang berguna bagi masyarakat.