Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Seberapa besar pengaruh
Kepemimpinan
dan Kualitas Sumberdaya Manusia Aparatur terhadap Efektivitas
Penyelenggaraan
Pemerintahan pemerintahan bidang keagamaan di Sumatera Utara. Metode
yang digunakan
merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantatif dimana data
diperoleh dari
kuesioner dari sampel penelitian yang berjumlah 130 orang. Untuk
mengetahui adanya
hubungan antara dua variabel atau lebih maka digunakan analisis korelasi Product Moment (Perason), dan Korelasi Ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan bidang keagamaan di Sumatera Utara. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji signifikansi korelasi product moment diketahui bahwa ternyata r test> r tabel atau 0,681>0,176. Secara statistik mempunyai hubungan yang signifikan dan hipotesis kerja dapat diterima. Kualitas Sumberdaya Manusia mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Efektivitas
Penyelenggaraan Pemerintahan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji
signitkansi korelasi
product moment diketahui bahwa ternyata r test> r tabel atau 0,725 > 0,176.
Secara statistik
mempunyai hubungan yang signifikan dan hipotesis kerja dapat diterima. Kepemimpinan dan
Kualitas SUmberdaya Manusia Aparatur secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan. Hal ini dibuktikan dengan
hasil uji signitkansi korelasi majemuk diketahui bahwa ternyata F test> F tabel atau 76,348 >
3,30. Secara statistik mempunyai hubungan yang signifikan dan hipotesis kerja dapat
diterima. Pengaruh Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan yang disebabkan oleh
variabel Kepemimpinan dan Kualitas Sumberdaya Manusia Aparatur dapat diketahui melalui
koefisien determinasi, dimana hasil penelitian diperoleh sebesar 54,6%, Sehingga dapat
dikatakan bahwa pengaruh Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan pemerintahan bidang
keagamaan di Sumatera Utara yang disebabkan oleh Kepemimpinan dan Kualitas
Sumberdaya Manusia Aparatur sangat tinggi, sedangkan 45,4% dipengaruhi oleh
faktor /variabel lainnya.