Abstract :
Sistem perlakuan terhadap para pelanggar hukum di Indonesia sebagai bagian dari pembangunan di bidang hukum pada khususnya dan pembangunan nasional
Bangsa
Indonesia pada umumnya, tidak dapat dilepaskan dari pengaruh situasi
lingkungan
strategis dan perkembangannya dari waktu ke waktu, baik dalam
skala nasional,
regional maupun internasional. Sistem perlakuan tersebut dikenal
dengan nama
Sistem Pemasyarakatan yang mengatur kebijakan terhadap pelayanan
tahanan,
pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan negara, serta pembinaan
narapidana
dan pembimbingan klien Pemasyarakatan. Dari Sistem Pemasyarakatan
ini lahir
organisasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai pelaksana tugas
dan fungsi
Pemasyarakatan.
Di dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 1995, Lembaga Pemasyarakatan
merupakan
tempat untuk melaksanakan pembinaan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan
yang mengemban fungsi menyiapkan Warga Binaan Pemasyrakatan
agar dapat
berintegrasi secara sehat dengan masyarakat, sehingga dapat berperan
kembali
sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab,
maka kinerja
Lembaga Pemasyarakatan memiliki arti yang sangat penting terutama
dalam upaya
membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia
seutuhnya,
menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana
sehingga
dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan
dalam
pembangunan, dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan
bertanggung jawab. Maka penilaian kinerja Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tanjung
Gusta Medan sangat penting untuk dilakukan, untuk itu dalam tesis ini penulis akan
melakukan penelitian mengenai "Evaluasi Kinerja Lembaga Pemasyarakatan Klas I
Tanjung Gusta Medan".