Abstract :
Salah satu upaya pemerintah dalam menindaklanjuti aspirasi refonnasi adalah
mewujudkan reformasi birokrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini akan
terwujud apabila para pejabat aparatur pemerintah yang menduduki suatu posisi tertentu
memiliki kemampuan, keterampilan dan sikap yang relevan dengan bidang tugasnya, sehingga
dapat memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna jasa. Bila
kompetensi yang dipersyaratkan oleh suatu jabatan terpenuhi, maka pelaksanaan pekerjaan
akan lebih efektif dan efisien yang pada akhimya akan berdampak pada kinerja organisasi.
Maksud dari penelitian ini adalah memberikan pertimbangan kepada pemerintah
Kabupaten Labuhanbatu, khususnya Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Labuhanbatu
untuk dapat membuat Standar Kompetensi Jabatan sebagai patokan atau acuan dalam
penghunjukan pejabat eselon III dan IV agar diperoleh pejabat yang benar-benar berkompeten
dalam bidang tugasnya sehingga akan dapat meningkatkan kinerja pelayanan di bidang
kepegawaian. Adapun tujuannya untuk mengetahui pengaruh kompetensi jabatan terhadap
kinerja organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Labuhanbatu serta faktor-faktor
yang menghambat pelaksanaan Standar Kompetensi Jabatan.
Data yang diperoleh diolah secara deskriptif analisis yang bertujuan untuk
mendeskripsikan data penelitian sesuai dengan variabel-variabel yang akan diteliti tanpa
melakukan pengujian hubungan antar variabel melalui hipotesis karena dalam penelitian ini
penulis tidak membuat hipotesis. Selain itu, hasil penelitian akan diterjemahkan dan diuraikan
secara kualitatif sehingga diperoleh gambaran mengenai situasi atau peristiwa yang terjadi di
lapangan.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu para pejabat
eselon III dan IV di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Labuhanbatu.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan latar belakang
pendidikan SI dan S2 membantu para pejabat memahami tugas pokok dan fungsinya. Dari
hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan hingga Desember 2010, dapat dikatakan
bahwa capaian kinerja Badan Kepegawaian Daerah adalah baik, meskipun 3 (tiga) kompetensi
bidang belum dapat dipenuhi oleh beberapa pejabat. Dengan didukung sarana yang memadai
dao diberikannya kesempatan kepada para pejabat maupun staf untuk mengikuti pendidikan
dan pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, akan mengoptimalkan
kinerja pelayanan publik di bidang kepegawaian. Dengan melakukan koordinasi dan
sosialisasi pada Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten,
diharapkan regulasi ini dapat diterapkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.