Abstract :
Rumusan masalah penelitian ini adalah: Bagaimana gambaran terkini
sistem pengeringan benih padi di PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Cabang
Asahan, Apakah ada perbedaan biaya pengeringan secara alami untuk padi biasa
dan calon benih padi varietas Ciherang, Mekongga, Impari 13, PB 42, Apakah ada
perbedaan biaya pengeringan dengan box dryer untuk padi biasa dan calon benih
padi varietas Ciherang, Mekongga, Impari 13, PB 42, Apakah ada perbedaan
biaya pengeringan secara alami dan dengan box dryer untuk padi biasa dan calon benih padi varietas Ciherang, Mekongga, Impari I3, PB 42. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dengan menggunakan instrumen penelitian kuisioner dan wawancara, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dan pimpinan unit kerja pengeringan benih padi PT. Shang Hyang Seri (Persero) Cabang Asahan. Model analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif dan kuantitatif. Untuk menguji perbedaan biaya pengeringan benih padi digunakan Analisis Uji Beda Rata-Rata (T test) dengan bantuan Software SPSS versi 17.
Hasil penelitian ini yaitu: 1 )Tidak ada perbedaan yang signifikan biaya
pengeringan metode lantai jemur terbuka ( alami) padi biasa dan calon bnih padi varietas Ciherang, Mekongga dan PB 42. Ada perbedaan yang siginifikan biaya
pengeringan metode lantai jemur terbuka ( alami) padi biasa dan calon benih padi varietas lmpari 13. 2) Tidak ada perbedaan yang signifikan biaya pengeringan
metode box dryer padi biasa dan calon benih padi varietas Ciherang, Mekongga dan Impari 13. Ada perbedaan yang siginifikan biaya pengeringan metode box dryer padi biasa dan calon benih padi varietas PB 42. 3)Ada perbedaan yang signifikan biaya pengeringan metode lantai jemur terbuka dan box dryer padi biasa dan calon benih padi varietas Ciherang, Mekongga dan Impari 13.