Abstract :
Padi sawah tadah hujan berperan penting dalam sistem pertanian di
Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, namun demikian potensinya masih
rendah. Perlu dilakukan penelitian Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi
pendapatan usahatani padi sawah tadah hujan di Kecamatan Langsa Timur Kota
Langsa. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey dan pengamatan
langsung dengan metode sampel acak sederhana adalah 99 orang.
Rata-rata luas lahan padi sawah tadah hujan di Kecamatan Langsa Timur
0,58 · hektar perusahatani, dengan curahan tenaga kerja rata-rata sebanyak 74, 79
HKP perusahatani. Pendapatan rata-rata petani dari usahatani padi sawah tadah
hujan di daerah penelitian sebesar Rp 20.225. 704,5 perhektar, biaya total rata-rata
sebesar Rp 7.221.679, 70 perhektar dan pendapatan bersih rata-rata
Rp 13.004.024,8 perh??ktar. Nilai RIC rasio adalah 2,8 dan B/C rasio 1,8. Berdasarkan
hasil kajian disarankan untuk mengurangi penggunaan tenaga kerja agar
pendapatan maksimal, dan sistim tanam dengan jajar legowo agar lebih
ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan varietas-varietas
baru. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani padi sawah tadah hujan di
Kecamatan Langsa Timur menguntungkan dan layak diusahakan.