Abstract :
Dilakukan penelitian yang bersifat
deskriptif
analisis kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan atau menjelaskan sesuatu hal apa
adanya. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer
dan data
sekunder. Guna mendapatkan hasil yang objektif ilmiah, maka metode
pengumpulan
data dilakukan melalui library research (penelitian kepustakaan) dan field
research
(penelitian lapangan), sedangkan alat pengumpulan data yang digunakan
adalah
melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja pegawai fungsional pada Inspektorat
Kabupaten Langkat diukur melalui beberapa indikator, yaitu pengetahuan
tentang
pekerjaan kualitas pekerjaan, kuantitas pekerjaan, kebutuhan supervisi, peralatan
pendukung pekerjaan, gaji, honor kegiatan, tunjangan, upah kerja lapangan, asuransi,
pekerjaan yang menantang, ganjaran yang pantas, kondisi kerja yang mendukung,
pimpinan/rekan yang mendukung, kesesuaian pribadi dengan pekerjaan. Sedangkan
faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai fungsional Inspektorat Kabupaten
Langkat adalah sebagai berikut:
a. Kualitas Sumber Daya Manusia yang masih rendah dimana masih kurangnya
inisiatif yang dimiliki pegawai, pengetahuan tentang pekerjaan masih minim
sehingga pekerjaan belum dapat diselesaikan dengan baik;
b. Sarana dan prasarana yang dimiliki belum sepenuhnya memadai dimana
ketersediaan peralatan pendukung yang memadai seusai dengan volume pekerjaan
masih kurang; c. Masih minimnya imbalan yang layak bagi pegawai yang akan mempengaruhi,
mendorong, membimbing, mengarahkan dan menggerakkan pegawai untuk
menjalankan tugas sesuai dengan ketrampilan.
Dengan demikian disarankan agar memberikan kesempatan kepada pegawai
untuk mengembangkan ketrampilan serta menambah pengetahuan melalui pendidikan
formal maupun non formal, agar sarana dan prasarana pendukung kegiatan yang
menunjang keberhasilan kinerja segera dilengkapi, agar dilaksanakan pengembangan
sumber daya manusia dengan mengupdate job analysis/job description ( uraian tugas)
yang sudah ada serta melakukan pengembangan terhadap kualitas kehidupan kerja,
agar memperluas fungsi penilaian prestasi kerja serta kemungkinan berbagai
teknik
evaluasi kinerja, pemanfaatan berbagai mekanisme pengawasan dalam
menunjang
keberhasilan tugas. Selain itu agar kewenangan yang diberikan kepada
pegawai
fungsional Inspektorat Kabupaten Langkat sebagai lembaga yang secara
fungsional
diberi tugas melaksanakan fungsi pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan
daerah harus lebih ditingkatkan. Dalam hal ini unsur pengawasan yang
dilaksanakan
oleh Inspektorat diharapkan mempunyai kedudukan eselonering yang sejajar
dengan
aparat pelaksana yaitu sekretaris daerah untuk dapat lebih meningkatkan
independensi Inspektorat.