Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pelatihan
efikasi diri
dan kepemimpinan terhadap stres kerja anggota Satuan Brimob Polda Sumut
di
Medan. Penelitian ini dilakukan pada anggota BRIMOB di Medan. Waktu
penelitian
dilaksanakan pada November 2016 sampai Maret 2017. Dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen, yaitu menggunakan one group pretest-postest
design.
Menggunakan metode pengambilan sample purposive sebanyak 20 orang.
Metode
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala, yang terdiri dari skala
stres kerja, efikasi diri dan skala kepemimpinan, dimana reliabilitas skala stres kerja
sebesar 0.916, reliabilitas skala efikasi diri sebesar 0.963 dan skala kepemimpinan
sebesar 0.948. Dimana ketiga skala tersebut sangat reliabel dan layak dijadikan
alat
ukur dalam penelitian ini. Hasil pelatihan efikasi diri menujukan nilai signifikansi
(p) sebesar 0.000<0.05, yang memiliki arti bahwa terdapat pengaruh pelatihan efikasi
diri
terhadap penurunan stres kerja anggota Sat Brimob, sedangkan hasil penelitian
secara
parsial antara variabel kepemimpinan dengan stres kerja tidak memiliki
pengaruh
yang signifikan, hal ini terlihat dari hasil p sebesar 0.327>0.05 dan R squere
sebesar 0.053 dimana kontribusi kepemimpinan hanya sebesar 5.3 % terhadap
stres kerja.
Sementara hasil penelitian secara simultan menunjukan nilai signifikansi efikasi diri dan kepemimpinan terhadap stres kerja sebesar 0.072>0.05, yang artinya bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara efikasi diri dan kepemimpinan terhadap stres kerja, dengan sumbangan determinasi hanya sebesar 26,6%.