Abstract :
Menyadari pentingnya modal kerja, manajemen
perusahaan harus mengadakan pengelolaan secara seksama
dan berkesinambungan terhadap modal kerja, sehingga
setiap penggunaan modal kerja akan dapat menghasilkan
modal kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mencapai
hal ini perlu diadakan perencanaan dan pengawasan terhadap
tingkat modal kerja yang digunakan, dalam mengolala
sumber-sumber modal kerja, baik modal kerja yang berasal
dari dalam maupun dari luar perusahaan tersebut.
Berdasarkan penelitian pendahuluan yang telah
dilakukan penulis merumuskan masalah sebagai berikut
Perusahaan sering mengalami kesulitan dalam bidang
analisis pengelolaan modal kerja, sehingga tidak terdapatnya
informasi yang akurat untuk mengambil keputusan
pengelolaan modal kerja
Berdasarkan analisis dan evaluasi yang dilakukan
pada Perum Pegadaian Kantor Daerah I Medan dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut:
1. Unsur-unsur modal kerja pada perusahaan terdiri dari
keseluran aktiva lancar. yaitu :
a. Alat keuangan yang terdiri dari kas dan bank.
b. Piutang yang terdiri dari piutang afliasi dari
pinjaman yang diberikan.
2. Dari laporan sumber dan penggunaan modal kerja dapat
diketahui bahwa modal kerja tahun 1999 bertambah
sebesar Rp. 1.390.000.000.
3. Pada ratio aktivitas tahun 1999 terjadi penuruan
dalam aktivitasnya yang mengakibatkan tingkat perputaran
dana sangat lambat. Selain itu laba yang
diperoleh semakin menurun. Hal ini karna keadaan
perekonomian dalam krisis moneter yang berkepanjangan