Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode belajar sambil bermain
dalam meningkatkan ketrampilan sosial anak Taman Kanak-kanak. Subjek dalam
penelitian ini adalah murid-murid di Taman Kanak-kanak kelas B. Untuk pengajuan
hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan tehnik analisis uji t untuk hipotesis
satu, dua dan tiga. Sedangkan untuk pengujian hipotesis keempat dilakukan dengan tehnik analisi variansi (anova). Hipotesis pertama t hitung 4,76 dan t tabel 1,67 pada taraf
signifikan
0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa ketrampilan sosial anak
yang belajar dengan metode belajar sambil bermain lebih tinggi daripada siswa yang
belajar dengan metode konvensional diterima. Hipotesis kedua t hitung 6,1576
dan t tabel
1, 72 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan
bahwa
anak yang ketrampilan sosial tinggi yang belajar dengan metode belajar sambil
bermain lebih tinggi daripada siswa yang memiliki ketrampilan sosial tinggi
yang
belajar dengan metode konvensional diterima. Hipotesis ketiga t hitung 13,86
dan t tabel
1,72 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan
bahwa
anak yang ketrampilan sosial rendah yang belajar dengan metode belajar sambil
bermain lebih tinggi daripada siswa yang memiliki ketrampilan sosial rendah yang
belajar dengan metode konvensional diterima . Hipotesis keempat diperoleh f tabel
(0,05) (1,40) = 4,08. Karena f tabel lebih kecil dari f hitung maka hipotesis
penelitian
diterima, bahwa terdapat interaksi antara metode pembelajaran
terhadap
ketrampilan sosial.