Abstract :
Gas LPG sebagai salah satu produk sampingan dari minyak mentah dan
merupak:an energi primer yang sangat dibutuhkan konsumen. Gas tersebut
diproduksi oleh pemerintah untuk mengeksplorasi, memproduksi, mengolah, dan
memasarkan hasilnya sampai ke konsumen.
Permasalahan yang ada pada perusahaan ini adalah jam kerja yang tersedia yaitu 7 jam per hari tidak: cukup untuk mencapai target perusahaan yaitu sebesar
3125 tabung I hari. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
berapa jumlah, tenaga kerja yang sesuai untuk dapat mencapai target yang telah
ditentukan perusahaan. Data-data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah
wak:tu yang dibutuhkan untuk melak:ukan satu satuan kegiatan pada masingmasing
unit kerja, dimana unit kerja yang terdapat pada bagian produksi ini ada 7
unit kerja.
Data yang diperoleh diuji keseragaman datanya kemudian ditentukan jumlah
pengamatan yang di perlukan. · Setelah diperoleh jumlah pengukuran yang
diperlukan kemudian dihitung wak:tu normalnya. Berdasarkan wak:tu normal yang
kemudian ditambah dengan fak:tor penyesuaian dan kelonggaran yang diinginkan
mak:a diperoleh wak:tu standard. Wak:tu standard inilah yang menjadi acuan untuk
menentukan jumlah tenaga kerja yang sesuai untuk mencapai target yang telah
ditetapkan perusahaan. Dalam menentukan jumlah tenaga kerja yang optimum
sesuai dengan penambahan jumlah kapasitas pada bagian proses produksi
berdasarkan metode wak:tu standard di Pertamina Depot Elpiji Tandem.
Wak:tu standard perlu di teliti, melihat sering timbulnya ketidak:-efektifan
pemak:aian wak:tu kerja oleh seseorang pekerja dalam melak:ukan pekerjaannya
serta adanya ketidak: seimbangan wak:tu kerja antara suatu kegiatan dengan
kegiatan lainnya.