Abstract :
PT. Sinar Alkasa merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang
industri yaitu industri yang mengelola bahan baku Ingot menjadi barang jadi.
Produk utama dari perusahaan ifii adalah Ekstruksi aluminium yang banyak
digunakan untuk keperluan bangunan, karena biaya perawatan sangat rendah serta
produk tersebut tahan terhadap korosi.
Afiggara.rt biaya produksi adalah anggaran yang digunakan untuk kegiatart
operasional perusahaan penggunaan anggaran biaya produksi yang tepat akan
sangat berinanfaat bagi perusahaan agar tidak terjadi penyimpangan yang tidak
tnenguntuttgkan yang akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Analisa Break Event Point dapat digunakan sebagai alat perencanaan dan
pengawasan dalam pengambilan keputusan. Analisa Break Event Point
merupakan sahih satu bentuk analisa biaya. Harga jual dan volume yang
mempunyai hubungan yang erat dan bahkan saling berkaitan. Biaya akan
menentukan harga jual,
harga jual akan mempengatuhi volume penjualan, volume penjualan akan
mempengaruhi volume produksi dan volume produksi akan mempengaruhi biaya
per-unitnya.Hasil perhitungan Break Event Point pada bulan Januari sampai Juni tahun
2007 pada PT. Sinar Alkasa S0jahtera adalah Rp.16.757.845.358,3 atau
478.795,582 kg Aluminirlm batangan (Billet). Produksi yang dicapai perusahaan
adalah 2.553.631,55 kg den an hasil Rp 89.377.104.250 dan total biaya produksi
Aluminium batang (Billet) adalah sebesat Rp 71.383.802.529,1.