Abstract :
Dalam dunia industri, mutu atau kualitas produk yang dihasilkan
merupakan hal yang sangat penting. Setiap perusahaan berusaha meningkatkan
mutu produk yang dihasilkan. Salah satu caranya dengan menerapakan metode
pengendalian mutu terhadap faktor produksi yang dijalankan perusahaan. Ada
beberapa faktor yang perlu diamati dalam pengendaUan mutu suatu produksi
dalam perusahaan yaitu: keadaan bahan baku, proses produksi dan pemeriksaan
produk itu sendiri.
Ketiga faktor diatas pengaruhnya terhadap usaha pengendalian mutu
sangat besar sekali dan sating terkait. Terlebih - lebih faktor proses produksi
sangat memegang peranan penting. Proses produksi merupakan unit interaksi
antara faktor - faktor yang diperlukan untuk menghasilkan produk jadi.
Pada PT. Sawit Mas Group salah satu unit proses produksi adalah pada
reaktor. Proses ini dinilai cukup kritis dan mempengaruhi mutu fatty alcohol. Dari penelitian ini dapat diperoleh interaksi variansi yang berpengaruh
terhadap mutu produksi fatty alcohol dimana apabila Fhitung < F1a1ie1 maka Ho
(Hipotesis) diterima, sebaliknya Fhitung > F1abet atau mendekati Ftabet maka hipotesis
ditolak, sehingga H1 mempengaruhi secara si.gn ifikan terhadap mutu produksi
fatty alcohol dan Ho tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap mutu
produksi fatty alcohol.
Dari hasil analisa maka diketahui bahwa interaksi dari varians B dan C
(Temperatur dan Tekanan) mempengaruhi secara signifikan terhadap mutu
produksi fatty alcohol, dimana nilai F dari varians B dan C (1.102) mendekati dari
F1a1ie1 (1.42) dibandingkan dengan interaksi varians lainnya.