Abstract :
Berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan pada PDAM Tirtasari
Binjai, maka ditemukan masalah yang berkenaan dengan pengawasan melekat dan
efektivitas kerja dalam melayani masyarakat yaitu : apakah ada hubungan yang
positif antara Pengawasan Melekat dengan elektivitas kerja dalam melayani
masyarakat pemakai jasa air yang diberikan oleh aparatur pada Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) Tirtasari Binjai?
Berdasarkan analisis dan evaluasi, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu :
1. Efektivitas kerja pegawai pada PDAM Tirtasari Binjai sudah baik. Ini dapat
diketahui dari banyaknya jawaban responden yang menyatakan mampu
rnenyelesaikan pekerjaannya sesuai bahkan lebih cepat dari waktu yang telah
ditetapkan, demikian pula halnya dengan hasilnya baik kuantitas maupun
kualitasnyajuga sudah sesuai dengan yang ditetapkan.
2. Untuk menentukan besarnya sumbangan variabel pengawasan melekat terhadap
efektivitas kerja pada PDAM Tirtasari Binjai diperhitungkan dengan mencari
koefisien determinan dengan cara mengkuadratkan r yang ditemukan dan
mengalikannya dengan 100 %, diperoleh hasil sebesar 16,65 %. Hal ini berarti
sumbangan pengawasan melekat terhadap efektivitas kerja dalam melayani
masyarakat adalah sebesar 16,65 % dan sisanya sebesar 83,35 % dipengaruhi oleh
faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam penelitian ini seperti penghargaan
yang layak dari pimpinan atau organisasi kepada pegawai (insentif), kemampuan
kerja pegawai disiplin pegawai, sarana yang memadai dalam menunjang kegiatan
pelayanan, dan sebagainya.
3. Nilai r yang ditemukan jika dihubungkan dengan pedoman interpretasi korelasi,
maka 0,408 terletak antara 0,40 - 0,599 yaitu dengan tingkat korelasi sedang. Hal
ini berarti pelaksanaan pengawasan melekat mempunyai pengaruh yang cukup
berarti (sedang) terhadap efektivitas kerja dalam melayani masyarakat pemakai
jasa air pada PDAM Tirtasan Binjai.