Abstract :
Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan dua macam penelitian yaitu
penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research)
yaitu penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan
(observation), wawancara (interview) dan daftar pertanyaan (questionnare) yang
berhubungan dengan objek penelitian. Sebagai bahan untuk dianalisis dalam masalah
yang diteliti ini adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis deduktif.
Kesimpulan penulis dari penelitian ini yaitu :
1. Fungsi manajemen dalam pengembangan koperasi masih sangat kurang, ini
terbukti kerjasama antar karyawan yang kurang kompak. 2. Dukungan manajemen koperasi terhadap anggotanya masih perlunya anggota
untuk mendukung manajemen koperasi. Sehingga kegiatan usaha operasi bukan
sekedar usaha yang mengandalkan tingkat prestasi individual orang-orang, dimana
keuntungan adalah hasii guna dari mereka yang terlibat dalam kegiatan usaha
melainkan usaha bersama untuk menunjukkan kesejahteraan bersama. Maka sejak
awal penjelmaan koperasi menekankan persatuan sumber dava potensial dan
peran serta kegiatan yang dikerahkan untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Dalam pencapaian peningkatan kegiatan kesejahteraan adalah merupakan tujuan
usaha yang bermanfaat dalam usaha koperasi serta merupakan karya kegiatan
dalam rangka tanggung jawab moril dan sosial. Setiap koperasi tidak
mengutamakan kelayakan usaha (seperti penilaian usaha yang memungkinkan
untuk melakukan kegiatan yang menguntungkan) tetapi lebih menekankan pada
indikasi "ketersediaan usaha" yaitu penilaian terhadap tersedianya sumber daya
yang potensial. Kesulitan dalam koperasi pada mulanya dimulai dengan usaha
kecil-kecilan.