Abstract :
PT. Medan Aspalindo Utama Medan adalah salah satu badan usaha milik swasta
yang bergerak dibidang penjualan Aspal Curah yang merupakan agen resmi dari PT.
Persero Pertamina. Dalam pelaksanaan pengembangan pegawainya PT. Medan Aspalindo Utama Medan belum berjalan secara efektif sehingga berakibat rendahnya prestasi kerja
pegawai.
Adapun metode pengembangan pegawai yang dilakukan oleh PT Medan
Aspalindo Utama Medan adalah:
1. Job Instruction Training yaitu Pelatihan dimana Pimpinan bertindak sebagai pelatih
untuk menginstruksikan bagaimana melakukan pekerjaan tertentu dalam proses kerja.
2. Job Rotation yaitu Program yang dilaksanakan secara formal dengan cara menugaskan
pegawai pada beberapa pekerjaaan yang berbeda
3. Lecture yaitu Kegiatan presentasi yang diberikan oleh pelatih atau pengajar yang
berasal dari PT. Medan Asparindo utama Medan sendiri kepada pegawai.
4. Coaching yaitu Pelatihan dan pengembangan yang dilakukan di tempat kerja oleh
pimpinan dengan membimbing pegawai melakukan pekerjaan secara informal dan
biasanya tidak terencana.
5. Mengirim karyawan mengikuti pelatihan pada lembaga-lembaga pendidikan atau
kursus.
Penelitian serta pengumpulan data yang penulis lakukan dengan menggunakan
metode Library Research dan Metode Field Research, penelitian dianalisis dengan
menggunakan metode analisa deskriptif dan analisa deduktif.
Dari hasil penganalisaan yang penulis lakukan maka dapat diambil kesimpulan
bahwa masalah diatas timbul karena pelaksanaan pengembangan pegawai belum benar-benar
dilaksanakan.