Abstract :
Struktur organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal
dengan mana organisasi dlkelola. Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan
perwujudan pola tetap hubungan-hubngan diantara fungsi-fungsi bagian-bagian atau
posisi-posisi maupun orang-orang yang menunjukkan kedudukan, tugas wewenang
dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi.
Apabila struktur organisasi dapat dirancang dan dilaksanakan agar baik, maka
akan terlihat bahwa fungsi koordinasi itu akan membantu dalam pengambilan
keputusan dalam organisasi, singkatnya struktur organisasi menunjukkan kerangka
dan susunan perwujudan pola terang hubungan-hubungan diantara fungsi-fungsi
bagian-bagian atau posisi maupun orang-orang yang menunjukkan kedudukan tugas,
wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi.
Dan struktur organisasi ini mengandung unsur-unsur spesialisasi kerja standarisasi
kerja, koordinasi, desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja,
sedangkan dalam koordinasi berhubungan dengan tugas-tugas untuk menyatukan
usaha agar berhasil dalam pencapaian tujuan.
Berdasarkan penelitian pada Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM)
maka ditentukan masalah sebagai berikut adanya kelemahan penerapan struktur
organisasi sehingga koordinasi kerja yang dilaksanakan kurang mencapai sasaran
yang efektif/ untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut maka seorang
manajer yang baik, harus lebih mengefektifkan sistem koordinasi serta
mempergunakan sarana dan fasilitas yang mendukung terciptanya koordinasi yang
efektif. Karena dengan cara ini penerimaan kesatuan persiapan dan atasan kepada
bawahan akan lebih lancar serta meningkatkan keahlian dan ketrampilan karyawan
disegala tingkat, karena bagaimanapun juga organisasi yang baik dan tata kerja yang
baik hanya dapat dikelola oleh orang-orang yang terampil, terdidik, terlatih dan
mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap perusahaan.