Abstract :
Seseorang yang bekerja pada suatu perusahaan pada dasarnya tidak bekeria
semata-mata untuk memenuhi kewajiban mereka sebagai pegawai, tetapi pada
umumnya juga mereka bekerja untuk memotivasi yang ada pada pribadinya masing-masing
(motivasi internal).
Pentingnya peranan motivasi adalah dikarenakan seorang manajer tidak
mungkin bekerja sendirian untuk mencapai tujuan perusahaan, tetapi manajer
tersebut memerlukan bantuan orang lain yang dalam hal ini adalah merupakan
bawahannya dengan cara membagikan pekerjaan pada bawahannya agar dikerjakan
dengan baik, terarah pada tujuan yang diinginkan oleh si manajer tersebut.
Dari beberapa defenisi motivasi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa
dalam hal ini motivasi bertujuan untuk menggiatkan semua pegawai agar
bersemangat dan dapat mencapai tujuan/hasil sebagaimana yang dikehendaki oleh
manajer tersebut. Salah satu yang menjadi seseorang untuk bekerja adalah karena
adanya kebutuhan, dimana setiap individu mempunyai kebutuhan yang berbeda
antara satu dengan yang lainya. Hal inilah yang disebut sebagai motivasi positif pada
garis besarnya motivasi yang diberikan pada seseorang dapat digolongkan dalam dua
jenis yaitu Motivasi positf dan motivasi negatif.
Pada Kantor Daerah Perum Pegadaian Medan lebih cendrung memberikan
motivasi positif yang terdiri dari material dan non material yang disesuaikan dengan
tingkat golongan pegawai yang ada. Sedangkan motivasi negatif yang terdiri dari
ancaman atau sanksi sangat kecil hanya diberikan/diberlakukan kepada pegawai yang
tidak mematuhi peraturan-peraturan perusahaan. Motivasi yang diiakukan perusahaan
bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai.