Abstract :
Berdasarkar analisa yang dilakukan, maka pada bab ini penulis
mencoba membuat kesimpulan sebagai berikut :
1. Komunikasi adalah cara penyampaian maksud tertentu, dengan cara
merumuskan komunikasi sebagai tinghah laku, perbuatan dan kegiatan
penyampaian atau pengoperasian lambang-lambang yang mengandung
arti atau makna.
2. Efektivitas adalah perbandingan terbaik antara usaha dan hasilnya dalam
setiap pekerjaan terutama ditentukan oleh bagaimana pekerjaan itu
dilakukan.
3. Organisasi PT. Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi Medan
mempunyai struktur organisasi garis/staff dimana penempatan kepala
bagaian dilakukan menurut kebutuhan dari masing-masing bagian yang
ada dalam organisasi perusahaan.
4. Sistem komunikasi yang ada pada. PT. Perusahaan Daerah Air Minum
Tirtanadi Medan adalah berdasarkan kerja sama dari setiap karyawan
dengan atasan yang mempunyai fungsi, tugas dan tanggung jawab.
Sistem komunikasi secara vertikal, komunikasi yang dilakukan dalam
sistem komunikasi formai, dimana terlihat bahwa komunikasi dari atasan
kepada bawahan berupa instruksi, petunjuk dan penjelasan. Dengan
adanya komunikasi kepada atasan, maka pimpinan dapat dimengerti,
dipercaya, diterima dan di laksanakan.
5. Peranan komunikasi untuk meningkatkan efektifitas kerja pada PT.
Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi Medan adalah strukfur
orgnisasi yang telah berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing,
oleh karena itu komunikasi tercapai sendirinya. Apabila komunikasi
sendiri berjalan degan baik dan lancar, maka PT. Perusahaan Daerah
Air Minum Tirtanadi Medan telah memenuhi efektifitas kerja
perusahaan.