Abstract :
PT. Mabar Feed Indonesia merupakan salah satu perusahaan di Sumatera
Utara yang bergerak di bidang pengolahan pakan temak dan pakan ikan (flouting
dan sinking). Tujuan penelitian ini adalah menentukan safety stock, biaya
pemesanan, lot size, serta reorder point bahan baku kemudian melakukan
perencanaan persediaan bahan baku pada PT. Mabar Feed Indouesia. Datadata
yang ada pada perusalman memiliki karakteristik tingkat permintaan yang
bervariasi sehingga data-data tersebut diolah dengan metode silver meal".
Silver Meal merupakan metode heuristic yang digunakan untuk mencari
besarnya pemesanan yang efektif agar menghasilkan biaya pemesanan yang
minimum guna melakukan pemesanan untuk n satuan waktu ke depan sekaligus.
Dari hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa safety stock ketiga jenis bahan baku yaitu jenis bahan baku BKK, Dedak dan Jagung sebanyak 670,46 Ton,
51,04 Ton, dan 258,72 Ton dengan total biaya pemesanan lahan baku per tahun
yaitu Rp. 778.974.880,-. Sedangkan lot size untuk jenis BKK S kali pemesanan,
Dedak 1 kali pemesanan, dan untuk Jagung 11 kali pemesanan serta untuk
pemesanan kembali (reorder point) untuk bahan baku BKK Dedak, dan Jagung
sebanyak 1.038,69 Ton, 93,37 Ton dan 663,64 Ton. Kemudian dilakukan perencanaan persediaan yang menghasilkan biaya persediaan totat Rp.
1.268.047.360,- atau menghasilkan efisiensi biaya sebesar sebesar 2,14 % dibanding dengan kebijakan perusahaan yaitu sebesar Rp. 1.295.812.32A.