DETAIL DOCUMENT
Pengendalian Kualitas Olein Dengan Metode Peta Kontrol di PT. Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Hiras, Antoni
Subject
kualitas olein 
Datestamp
2018-01-24 07:51:13 
Abstract :
PT. Multimas Nabati Asahan adalah perusahaan swasta dalam bentuk perserooan terbatas. Perusahaan ini bergerak dalam bidang industri pengolahan minyak nabati menghasilkan produk minyak goreng (olein) dengan menggunakan bahan baku minyak nabati ( minyak kelapa sawit/CPO). Untuk memproduksi suatu barang atau jasa maka sangat diperhatikan adalah mutu produk yang dihasilkan, karena mutu menjadi satu-satunya kekuatan terpenting yang membuahkan keberhasilan organisasi dan pertumbuhan perusahaan baik dipasar berkala nasional maupun intemasional. Penulis membatasi hanya pada produk minyak goreng (Olein). Untuk menentukan mutu produk olein dilakukan pemeriksaan dengan parameter mutu, yaitu : Cloud Point (CP). Iodium Value (IV), dan Free Faty Acid (FFA) . Data-data hasil pengujian laboratorium , dilakukan perhitungan uji Distribusi Normal dengan menggunakan uji chi-kwadrat (X2) dan diperoleh - Data Cloud Point (CP) : 5.278 °c - Data !odium Value (IV) - Data Free Faty Acid (FF A) : 6.038 ppm : 6.4615 ppm Dimana X2 tabel pada X2 (0.95 ;4) adalah 9.488. Ini menunjukknaX2 hitung < X2 tabel, maka data yang telal1 terkumpul adalah berdistribusi nonnal. Nilai X2 cukup jauh dengan X2 tabel sehingga data yang telah terkumpul cukup signifikan ' dimana semakin jauh perbedaan antara X2 hitung X2 tabel maka data akan semakin signifikan atau Hipotesa (Ho) diterima. Selanjutnya data-data basil pengujian Jaboratorium dimasukkan dalam peta kendali rata-rata dan simpangan baku. Dari peta kendali rata-rata dapat dilihat bahwa semua data berada didalam peta kendali, imi menunjukka bahwa olein sudah baik tetapi sangat perlu untuk ditingkatkan Dari hasil analisa dan evaluasi diperoleh : a. Kadar Cloud Point (CP) I 0c Batas Kontrol Atas (SKA) = 9.9 Garis Sentral (X) = 9.6 Batas Kontrol Bawah (BKB) = 9.3 Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk CP adalah < 10 b. Kadar Iodium Value (IV)/ ppm Batas Kontrol Atas (BKA) = 56.86 Garis Sentral (X) = 56.70 Batas Kontrol Bawah (BKB) = 56.54 Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk IV adalah < 57.0 c. Kadar Free Faty Acid (FF A) I ppm Batas Kelas Atas (BKA) = 0.083 Garis Sentral (X) Batas Kelas Bawah (BKB) = 0.073 = 0.063 Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk FF A adalah < 0.1 Dari basil pengarnatan dan perhitungan yang dilakukan di lapangan, dalam proses produksinya secara keseluruhan proses pengolahan minyak nabati dalam produksinya telah berjalan dengan baik, artinya meskipun data didalam batas pengendalian. Hal ini menunjukkan bahwa proses produksi tidak sepenuhnya terkendali, dan perlu dilakakukan perbaikan beberapa faktor : a. Faktor Bahan b. Faktor Mesin/Peralatan c. Faktor Manusia d. Faktor Metode F. Faktor Lingktmgan 

Institution Info

Universitas Medan Area