Abstract :
PT. Multimas Nabati Asahan adalah perusahaan swasta dalam bentuk
perserooan terbatas. Perusahaan ini bergerak dalam bidang industri pengolahan
minyak nabati menghasilkan produk minyak goreng (olein) dengan menggunakan
bahan baku minyak nabati ( minyak kelapa sawit/CPO).
Untuk memproduksi suatu barang atau jasa maka sangat diperhatikan
adalah mutu produk yang dihasilkan, karena mutu menjadi satu-satunya kekuatan
terpenting yang membuahkan keberhasilan organisasi dan pertumbuhan
perusahaan baik dipasar berkala nasional maupun intemasional. Penulis
membatasi hanya pada produk minyak goreng (Olein).
Untuk menentukan mutu produk olein dilakukan pemeriksaan dengan
parameter mutu, yaitu : Cloud Point (CP). Iodium Value (IV), dan Free Faty Acid
(FFA) .
Data-data hasil pengujian laboratorium , dilakukan perhitungan uji
Distribusi Normal dengan menggunakan uji chi-kwadrat (X2) dan diperoleh
- Data Cloud Point (CP) : 5.278 °c
- Data !odium Value (IV)
- Data Free Faty Acid (FF A)
: 6.038 ppm
: 6.4615 ppm
Dimana X2 tabel pada X2 (0.95 ;4) adalah 9.488. Ini menunjukknaX2 hitung < X2
tabel, maka data yang telal1 terkumpul adalah berdistribusi nonnal. Nilai X2 cukup jauh dengan X2 tabel sehingga data yang telah terkumpul cukup
signifikan ' dimana semakin jauh perbedaan antara X2 hitung X2 tabel maka data
akan semakin signifikan atau Hipotesa (Ho) diterima. Selanjutnya data-data basil
pengujian Jaboratorium dimasukkan dalam peta kendali rata-rata dan simpangan
baku.
Dari peta kendali rata-rata dapat dilihat bahwa semua data berada didalam
peta kendali, imi menunjukka bahwa olein sudah baik tetapi sangat perlu untuk
ditingkatkan
Dari hasil analisa dan evaluasi diperoleh :
a. Kadar Cloud Point (CP) I 0c
Batas Kontrol Atas (SKA) = 9.9
Garis Sentral (X) = 9.6
Batas Kontrol Bawah (BKB) = 9.3
Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk CP adalah < 10
b. Kadar Iodium Value (IV)/ ppm
Batas Kontrol Atas (BKA) = 56.86
Garis Sentral (X) = 56.70
Batas Kontrol Bawah (BKB) = 56.54
Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk IV adalah < 57.0
c. Kadar Free Faty Acid (FF A) I ppm
Batas Kelas Atas (BKA) = 0.083
Garis Sentral (X)
Batas Kelas Bawah (BKB)
= 0.073
= 0.063
Standart mutu PT. Multimas Nabati Asahan untuk FF A adalah < 0.1 Dari basil pengarnatan dan perhitungan yang dilakukan di lapangan, dalam
proses produksinya secara keseluruhan proses pengolahan minyak nabati dalam
produksinya telah berjalan dengan baik, artinya meskipun data didalam batas
pengendalian. Hal ini menunjukkan bahwa proses produksi tidak sepenuhnya
terkendali, dan perlu dilakakukan perbaikan beberapa faktor :
a. Faktor Bahan
b. Faktor Mesin/Peralatan
c. Faktor Manusia
d. Faktor Metode
F. Faktor Lingktmgan