Abstract :
Bermula dari puing-puing di Pangkalan Berandan akibat aksi burni hangus
para pejuang dan karyawan minyak Indonesia, sebuah perusahaan minyak nasional
dibangun. Pertamina terus berkembang menjadi perusahaan minyak dan gas bumi
yang terpadu yang melaksanakan kegiatan hulu yang menyangkut eksplorasi dan
produksi, sampai pada kegiatan hilir yaitu menyangkut kegiatan pengolahan,
pengangkutan, penyaluran dan pelayanan penjualan kepada masyarakat.
Pertamina adalah sebagai sebuah perusahaan yang ingin tetap survive,
harus selalu mengadakan perbaikan-perbaikan dalam sistem kerjanya. Dengan
sistem kerja yang baik, perusahaan akan mampu meningkatkan efisiensi,
produktivitas, bahkan profit sebagai tujuan utama dari sebuah perusahaan.
Dengan semakin berkurangnya produksi BBM dan LPG, maka pekerjaan
yang dilakukan Bagian-bagian di Pertamina juga menjadi berkembang. Untuk
memecahkan masalah tersebut diperlukan suatu metode perhitungan yang dapat
menentukan berapa sebenarya jumlah pekerja yang dibutuhkan.
Untuk menentukan jumlah pekerja tersebut, dapat dilakukan melalui
analisis .beban kerja. Metode yang digunakan dalam perhitungan beban kerja
adalah Work sampling atau Sampling Pekerjaan.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam work sampling sebagai
berikut : 1. Persiapan
a. Menetapkan tujuan
b. Melakukan penelitian pendahuluan
c. Melakukan pemilahan elemen pekerjaan
d. Menyiapkan peralatan yang berhubungan dengan sampling pekerjaan
e. Menentukan jam kunjungan
2. Pelaksanaan Sampling
a. Melakukan sampling pendahuluan
b. Menguji keseragaman data
Uji keseragaman data dilakukan untuk memastikan bahwa data
berasal dari satu sistem, ataupun untuk membuang data-data yang disebabkan
kondisi yang tidak normal. Dalam kasus penelitian ini, kondisi tidak normal
dapat berupa pekerja sedang sakit, yang bisa menyebabkan lebih banyak
kegiatan yang non produktif .Sehingga data dapat merepresentasikan keadaan
yang sebenamya.
c. Menguji kecukupan data
d. Melakukan pengamatan tambahan
3. Menentukan factor penyesuaian dan allowance
Faktor rating dan allowance ditentukan dengan menggunakan metode obyektif
4. Melakukan perhitungan untuk analisis beban kerja.
5. Melakukan analisis
a. Analisis terhadap sistem kerja dan lingkungan kerja yang ada
b. Deskripsi elemen pekerjaan
c. Analisis cara penentuan faktor penyesusaian dan kelonggaran
d. Analisis penentuan OIU (Output Indification Unit)
e. Analisis beban kerja sekarang dan usulan menciptakan beban kerja yang
ideal f. Analisis kelemahan dan kelebihan sampling pekerjaan
Dari hasil analisis beban tenaga kerja di Bagian Perencanaan Operasi dan
Ekonomi, diperoleh beban tenaga kerja untuk masing-masing pekerja yang
masih kecil. Beban kerja yang kecil meninjukkan bahwa pemanfaatan waktu
kerja yang masih kurang efektif