DETAIL DOCUMENT
Analisis Beban Tenaga Kerja Dengan Metode WORK SAMPLING di PT. Pertamina (Persero) Unit Pengolahan I P.Berandan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Rimala, Lita
Subject
beban tenaga kerja 
Datestamp
2018-01-25 03:59:03 
Abstract :
Bermula dari puing-puing di Pangkalan Berandan akibat aksi burni hangus para pejuang dan karyawan minyak Indonesia, sebuah perusahaan minyak nasional dibangun. Pertamina terus berkembang menjadi perusahaan minyak dan gas bumi yang terpadu yang melaksanakan kegiatan hulu yang menyangkut eksplorasi dan produksi, sampai pada kegiatan hilir yaitu menyangkut kegiatan pengolahan, pengangkutan, penyaluran dan pelayanan penjualan kepada masyarakat. Pertamina adalah sebagai sebuah perusahaan yang ingin tetap survive, harus selalu mengadakan perbaikan-perbaikan dalam sistem kerjanya. Dengan sistem kerja yang baik, perusahaan akan mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, bahkan profit sebagai tujuan utama dari sebuah perusahaan. Dengan semakin berkurangnya produksi BBM dan LPG, maka pekerjaan yang dilakukan Bagian-bagian di Pertamina juga menjadi berkembang. Untuk memecahkan masalah tersebut diperlukan suatu metode perhitungan yang dapat menentukan berapa sebenarya jumlah pekerja yang dibutuhkan. Untuk menentukan jumlah pekerja tersebut, dapat dilakukan melalui analisis .beban kerja. Metode yang digunakan dalam perhitungan beban kerja adalah Work sampling atau Sampling Pekerjaan. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam work sampling sebagai berikut : 1. Persiapan a. Menetapkan tujuan b. Melakukan penelitian pendahuluan c. Melakukan pemilahan elemen pekerjaan d. Menyiapkan peralatan yang berhubungan dengan sampling pekerjaan e. Menentukan jam kunjungan 2. Pelaksanaan Sampling a. Melakukan sampling pendahuluan b. Menguji keseragaman data Uji keseragaman data dilakukan untuk memastikan bahwa data berasal dari satu sistem, ataupun untuk membuang data-data yang disebabkan kondisi yang tidak normal. Dalam kasus penelitian ini, kondisi tidak normal dapat berupa pekerja sedang sakit, yang bisa menyebabkan lebih banyak kegiatan yang non produktif .Sehingga data dapat merepresentasikan keadaan yang sebenamya. c. Menguji kecukupan data d. Melakukan pengamatan tambahan 3. Menentukan factor penyesuaian dan allowance Faktor rating dan allowance ditentukan dengan menggunakan metode obyektif 4. Melakukan perhitungan untuk analisis beban kerja. 5. Melakukan analisis a. Analisis terhadap sistem kerja dan lingkungan kerja yang ada b. Deskripsi elemen pekerjaan c. Analisis cara penentuan faktor penyesusaian dan kelonggaran d. Analisis penentuan OIU (Output Indification Unit) e. Analisis beban kerja sekarang dan usulan menciptakan beban kerja yang ideal f. Analisis kelemahan dan kelebihan sampling pekerjaan Dari hasil analisis beban tenaga kerja di Bagian Perencanaan Operasi dan Ekonomi, diperoleh beban tenaga kerja untuk masing-masing pekerja yang masih kecil. Beban kerja yang kecil meninjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja yang masih kurang efektif 

Institution Info

Universitas Medan Area