DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA PEDAGANG MAKANAN DI PELABUHAN NUSANTARA KOTA PAREPARE TAHUN 2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Nurafni, Nurafni
Subject
RC Internal medicine 
Datestamp
2023-09-22 06:26:21 
Abstract :
Hygiene dan sanitasi makanan merupakan permasalahan Kesehatan yang cukup kompleks. Kebersihan dan Kesehatan makanan sangat bergantung pada kondisi personal hygiene penjamah makanan, sebab perhatian yang kurang terkait perilaku hygiene dapat menjadi faktor resiko dan penyebab penularan berbagai macam penyakit melalui makanan yang diolahnya. Selain dari kualitas bahan makanan yang digunakan, terjadinya masalah kesehatan juga dapat dipicu melalui cara penjamah makanan dalam mengolah dan menyajikan makanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor predisposisi (pengetahuan, sikap, pendidikan, dan lama kerja), faktor pendukung (fasilitas dan lingkungan), dan faktor pendorong (pengawasan instansi terkait) dengan personal hygiene pada pedagang makanan di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional study untuk mengetahu apakah ada hubungan antara independent (faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong) dan dependen (personal hygiene). Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 30 pedagang makanan dengan Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi chi-square dengan derajat kepercayaan ? = 0,05. Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan personal hygiene pada pedagang makanan yaitu faktor predisposisi (pengetahuan dengan p-value = 0,007), dan faktor pendukung (fasilitas dengan p-value = 0,016). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor predisposisi (pengetahuan) dan dan faktor pendukung (fasilitas) memiliki hubungan yang signifikan dengan personal hygiene pada pedagang makanan di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare. Diharapkan kepada pedagang makanan agar lebih meningkatkan perilaku hygienenya dan tetap menjaga dan melestarikan kebiasaan berperilaku hygiene pada saat mengolah dan menyajikan makanan. Tidak 2 adanya dampak negatif yang dapat dilihat secara langsung dari tindakan tidak menerapkan perilaku hygiene bukan menjadi alasan bagi pedagang makanan untuk tidak menerapka perilaku hygiene dengan baik saat bekerja. 
Institution Info

Universitas Muslim Indonesia