Abstract :
Salah satu bidang yang memerlukan fokus dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah masalah bahaya ergonomi, termasuk Musculoskeletal Disorders (MSDs). Kekhawatiran ini merupakan tantangan ergonomis yang sering muncul di lingkungan kerja. Sementara menurut Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah terjadi peningkatan jumlah insiden gangguan muskuloskeletal di Inggris selama rentang waktu 9 tahun. Sedangkan dalam penelitian ini ditemukan beberapa permasalahan seperti banyaknya pekerja yang telah bekerja dalam waktu yang sangat lama, kondisi tubuh pekerja yang sudah tidak prima dan jam kerja yang berlebihan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal pada tenaga kerja bongkar muat atau buruh di Pelabuhan Nusantara Parepare tahun 2023.
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 Maret-21 Maret 2023 di Pelabuhan Nusantara Parepare dengan menggunakan teknik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi yang termaksud dalam penelitian terdiri dari seluruh pekerja yang terdaftar sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Nusantara Parepare yaitu sebanyak 304 buruh dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 168 buruh yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. Kemudian data diambil menggunakan lembar pertanyaan atau kuesioner yang kemudian dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (?=0,05).
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel umur (p=0.000), masa kerja (p=0.000), lama kerja (p=0.000) dan aktivitas fisik (p=0.000) memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Nusantara Parepare sedangkan IMT (p=0.446) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Nusantara Parepare.
Penelitian ini menyarankan kepada pekerja untuk memperhatikan keselamatan dalam melakukan pekerjaan, sebaiknya tidak melakukan pekerjaan yang berlebihan, beristirahat ketika terlalu lelah bekerja dan lebih memperdulikan kemampuan fisik sebelum melakukan pekerjaan yang terlalu berat.