DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT (TKBM) DI PELABUHAN NUSANTARA KOTA PAREPARE TAHUN 2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Mustapsyirah, Syinda
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2023-10-05 03:15:40 
Abstract :
TKBM yang berada di Pelabuhan Nusantara Parepare sangat sering mengalami sakit nyeri punggung bawah dan sakit otot punggung, ngilu ataupun rasa tidak enak di area punggung bawah dan TKBM memiliki operasional yang sebagian besar menggunakan tenaga manusia, sehingga pekerja menderita sakit punggung bawah. Hal ini diakibatkan oleh pekerjaan mengangkat barang yang monoton, beban angkat yang berat dan dalam rentang waktu yang lama. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada faktor yang kemaknaan dengan kejadian punggung bawah bagi buruh di Pelabuhan Nusantara Parepare tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare yang terdaftar yaitu sebanyak 304 buruh dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 168 orang yang diambil dengan metode accidental sampling. Data diambil menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa variabel umur, masa kerja, beban kerja dan stretching (peregangan) memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, sedangkan indeks massa tubuh tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare. Analisis multivariat terhadap variabel yang dominan mempengaruhi hubungan keluhan nyeri punggung bawah menghasilkan beban kerja yang memiliki nilai OR sebesar 8,915. Penelitian ini menyarankan agar pekerja yang berusia lanjut lebih memperhatikan kondisi tubuhnya yang sudah tidak muda lagi, lebih banyak meluangkan waktu untuk melakukan pemanasan, memperhatikan konsumsi makanan dan minuman, guna menjaga kesehatan pekerja. Pekerja harus berhati-hati agar beban diangkat tanpa mengangkat beban tambahan. 
Institution Info

Universitas Muslim Indonesia