Abstract :
Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang kasusnya terus meningkat setiap tahunnya dan menjadi ancaman kesehatan dunia. Menurut (World Health Organization) WHO, Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit kronis serius yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah), dan atau kondisi tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Penyakit Diabets Melitus dapat terjadi karena beberapa faktor seperti riwayat keluarga, obesitas, perubahann gaya hidup, pola makan yang salah, kurangnya aktivitas fisik, proses menua, perokok dan stres. Masalah diabetes melitus merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang menyerang pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Marusu Kabupaten Maros. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Marusu.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode penelitian survey dan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi pada penelitian ini berjumlah 195 orang dan sampel sebanyak 130 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat yang di uji dengan metode chi square, menggunakan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara IMT dengan diabetes mellitus (p-value = 0.045), terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan diabetes melitus (p-value = 0.003), terdapat hubungan antara pola makan dengan diabetes mellitus (p-value = 0.002), terdapat hubungan antara tingkat stres dengan diabetes mellitus (p-value
= 0.009) pada usia produktif diwilayah kerja Puskesmas Marusu, namun tidak terdapat hubungan antara merokok dengan diabetes melitus (p-value
= 0.710) dan tidak terdapat hubungan antara riwayat keluarga (p-value = 0.140) dengan kejadian diabetes mellitus pada usia produktif.
xiv
Adapun saran peneliti ialah diharapkan bagi puskesmas untuk melakukan peningkatan upaya promotive serta preventif terkait Diabetes Mellitus, dengan cara memberikan penyuluhan kepada masyarakat, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan kolestrol serta dapat menyediakan akses informasi terkait diabetes secara mudah melalui poster atau leaflet.