Abstract :
Berdasarkan survei awal yang dilakukan ditemukan bahwa kegiatan-kegiatan pada proses pembuatan batu bata dilakukan setiap hari dari pagi hingga sore hari dan rata-rata masih menggunakan peralatan sederhana serta dibantu dengan tenaga manusia. Terdapat 6 jenis keluhan yang biasa dikeluhkan antara lain: sakit punggung, sakit bahu kiri dan kanan, sakit lengan atas kanan dan kiri, serta sakit pergelangan tangan kiri dan kanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individu (umur, masa kerja) dan faktor pekerjaan (lama kerja, sikap kerja, beban kerja) terhadap keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pekerja pembuatan batu bata di Kec. Kalukku Kab. Mamuju.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang pekerja pembuatan batu bata di Kec. Kalukku Kab. Mamuju dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berdasarkan The Pain And Distress Scale (William J.K Zung, 1993) kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square pada tingkat kepercayaan 95% (?=0,05).
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara variabel umur (?=0,007 < ?=0,05), masa kerja (?=0,002 < ?=0,05), lama kerja (?=0,001 < ?=0,05), sikap kerja (?=0,037 < ?=0,05), dan beban kerja (?=0,017 < ?=0,05) terhadap keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pekerja pembuatan batu bata di Kec. Kalukku Kab. Mamuju.
Diharapkan kepada pekerja pembuat batu bata untuk membiasakan diri melakukan perengangan otot ketika merasakan kram atau nyeri pada bagian punggung serta melakukan olahraga yang teratur agar dapat meminimalisir gangguan nyeri punggung.