DETAIL DOCUMENT
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) BERBASIS APLIKASI TERHADAP SELF EFFICACY DAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 WANITA USIA 25-54 TAHUN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Muliyati, Suci
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2023-10-13 02:54:04 
Abstract :
Diabetes melitus adalah salah satu penyakit kronik yang memerlukan penanganan serius dengan melibatkan penderita dalam pelaksanaan perawatan mandiri, salah satunya melalui pendekatan Diabetes Self Management Education (DSME). DSME adalah proses untuk memfasilitasi ilmu pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam perawatan mandiri diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diabetes self management education berbasis aplikasi terhadap self efficacy dan kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe 2 wanita usia 25-54 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy experimen dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling atau dengan pertimbangan dan kriteria tertentu sehingga didapatkan sampel sebanyak 32 orang. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan DSME 4 sesi dalam satu minggu dan kelompok kontrol tanpa pemberian intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t test (uji t berpasangan) dan uji independent t test (uji t tidak berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh diabetes self management education (DSME) berbasis aplikasi terhadap self efficacy penderita diabetes mellitus (p 0.000 < 0.05), terdapat pengaruh diabetes self managemet education (DSME) berbasis aplikasi terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus (p 0.000 < 0.05), terdapat perbedaan sesudah diabetes self managemet education (DSME) berbasis aplikasi terhadap self efficacy kelompok eksperimen dan kelompok kontrol penderita diabetes mellitus (p 0.023 < 0.05), dan terdapat perbedaan sesudah diabetes self management education (DSME) berbasis aplikasi terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus (p 0.023 < 0.05). Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu acuan dalam penatalaksanaan diabetes khususnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2. 
Institution Info

Universitas Muslim Indonesia