Abstract :
Tuberkulosis atau sering disebut TB saat ini masih menjadi
masalah Kesehatan dunia, juga menjadi masalah Kesehatan Indonesia.
Jumlah penderita tuberculosis di Indonesia sekitar 5% dari total seluruh
pasien TB di dunia. Di Indonesia diperkirakan 460.000 kasus Tb Paru
(185 per 100.000 penduduk) dengan 67.000 kematian (27 per 100.000
penduduk). Angka Penemuan kasus (CNR) di laporkan 328.824 kasus TB
(322.883 adalah kasus baru) diperkirakan 7500 kasus TB (3.1/100.000
penduduk) dengan HIV (Human immunodeficiency Vyrus) positif dan
tuberculosis banyak menyerang usia produktif (Hartiningsih, 2018) .
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan
metode pre-eksperimental dengan perencanaan pendekatan two group
pre-post test test design, yaitu melakukan satu kali pengukuran didepan
(pre test) sebelum adanya perlakuan dan setelah itu dilakukan
pengukuran lagi (post test) dengan menggunakan kuesioner. Dengan
jumlah populasi 30 responden Pasien TB Paru. Teknik penentuan sampel
pada penelitian ini menggunakan Teknik total sampling. pengolahan data
menggunakan uji komogrov sminlov dan Wilcoxon.
Hasil penelitian ini dengan uji Wilcoxon menunjukkan dari 30
responden terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah
edukasi pada intervensi dengan p value 0,000 < 0,05 dan terdapat
pengaruh terhadap sikap sebelum dan sesudah pada intervensi dengan p
value 0,014>0,05.
Diharapkan Media Audio Visual dapat dijadikan referensi dalam
memberikan edukasi dengan menggunakan media audio visual dan leaflet
terhadap tingkat pengetahuan pasien Tb Paru.