Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Bulqis Annisa, Bulqis Annisa
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-03-18 04:07:33
Abstract :
Salah satu komoditas tanaman pangan yang menjadi perhatian pemerintah
yaitu kedelai. Kedelai merupakan tanaman legum dari famili Fabaceae yang berasal
dari Asia Timur dan telah dibudidayakan selama ribuan tahun. Tanaman ini
memiliki biji berbentuk oval dengan warna bervariasi, dari kuning hingga hitam,
dan menawarkan berbagai manfaat Kesehatan.
Penelitian ini memiliki tujuan (1) Mendeskripsikan potensi komoditi
kedelai (luas luas, produksi, harga, dan produktivitas) di Kabupaten Maros.(2)
Menganalisis prospek komoditi kedelai (luas lahan, produksi, harga dan
produktivitas) di Kabupaten Maros. (3) Menganalisis strategi pengembangan
komoditi kedelai di Kabupaten Maros.Populasi dalam penelitian ini adalah, petani
kedelai yang berada di Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantingmurung,
Kabupaten Maros. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif,
analisis trend dan analisis SWOT metode pengambilan sampel yang digunakan
yaitu metode sensus dengan mengambil seluruh petani kedelai di Kabupaten Maros.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Potensi komoditi kedelai di
Kabupaten Maros menunjukkan tren yang cukup positif meskipun terdapat
fluktuasi dalam harga dan produktivitas. Dari tahun 2019 hingga 2023, luas tanam
kedelai mengalami peningkatan yang konsisten, yang diiringi dengan produksi
yang juga berkembang meski ada penurunan kecil dalam produktivitas per hektar
pada beberapa tahun. Meskipun harga kedelai mengalami variasi, harga tetap relatif
stabil dan mencerminkan permintaan pasar yang cukup baik. Peningkatan luas
tanam dari tahun ke tahun menunjukkan adanya potensi pengembangan sektor
pertanian kedelai di daerah ini, meskipun tantangan terkait efisiensi produktivitas
dan fluktuasi harga harus diperhatikan lebih lanjut. Dengan dukungan kebijakan
yang tepat dan pengembangan teknologi pertanian, komoditi kedelai dapat menjadi
salah satu sektor yang semakin memberikan kontribusi terhadap perekonomian
lokal dan nasional. (2) Prospek komoditi kedelai di Kabupaten Maros terlihat sangat
menjanjikan, dengan indikasi bahwa sektor pertanian kedelai mampu berkembang
pesat meskipun menghadapi beberapa tantangan. Data yang ada menunjukkan
bahwa meskipun ada fluktuasi dalam harga dan produktivitas, luas tanam dan
produksi kedelai di daerah ini menunjukkan tren peningkatan yang stabil.
Peningkatan luas tanam kedelai dan produksi yang konsisten mencerminkan adanya
potensi besar untuk pengembangan kedelai sebagai komoditi unggulan. Namun,
untuk meningkatkan daya saing dan hasil pertanian, diperlukan perhatian terhadap
faktor-faktor eksternal seperti perubahan iklim, efisiensi penggunaan teknologi
pertanian, serta kebijakan yang mendukung stabilitas harga dan peningkatan
produktivitas. Dengan langkah-langkah yang tepat, komoditi kedelai di Kabupaten
Maros dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (3)
strategi mempengaruhi pengembangan komoditi kedelai di Kabupaten Maros
menunjukkan adanya kekuatan dan kelemahan yang harus dioptimalkan dan diatasi.
Pengalaman petani dan mutu benih menjadi kekuatan utama dalam pengembangan
sektor kedelai, yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Namun, pengetahuan petani yang terbatas terkait teknologi pertanian modern dan
teknik budidaya yang efisien menjadi kelemahan yang perlu segera diperbaiki. Oleh
karena itu, penting untuk meningkatkan pelatihan dan pendampingan kepada petani
agar mereka lebih memahami teknologi baru dalam budidaya kedelai. Strategi (S�O) peluang esternal, strategi(W-O) memanfaat peluang, strategi (S-T) ancaman
eksternal dan strategi (W-T) ancaman.Dengan memperkuat kekuatan yang ada dan
mengatasi kelemahan yang teridentifikasi, pengembangan sektor kedelai di
Kabupaten Maros dapat lebih optimal dan berkelanjutan