Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Wanda Sri wahyuni, Wanda Sri wahyuni
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-03-18 04:07:37
Abstract :
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Hasil Panen padi
diukur dalam bentuk gabah. Gabah yang baru dipanen disebut gabah kering panen
(GKP). GKP kemudian diolah melalui proses pengeringan dan penggilingan untuk
menghasilkan beras. Gabah adalah bulir padi yang terbungkus oleh sekam. Gabah
merupakan tahap yang penting dalam pengolahan padi sebelum dikonsumsi karena
perdagangan padi dalam partai besar dilakukan dalam bentuk gabah
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis pengaruh biaya tenaga
kerja, biaya benih, biaya pestisida dan biaya pupuk secara parsial dan simultan
terhadap harga gabah petani di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.
(2) Menganalisis biaya tenaga kerja usaha tani padi di Desa Bune, Kecamatan
Libureng, Kabupaten Bone.(3).Menganalisis biaya benih petani tani padi di Desa
Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.(4). Menganalisis biaya pestisida
petani tani padi di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten
Bone.(5).Menganalisis biaya pupuk petani tani padi di Desa Bune, Kecamatan
Libureng, Kabupaten Bone.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 902 orang yang
ada di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone yang bekerja sebagai
petani dan penentuan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin
dengan tingkat kesalahan yang digunakan sebesar 5%. Maka jumlah sampel (n)
yang telah dijumlahkan menggunakan rumus slovin (n) sebanyak 45 petani.
Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan (simple random
sampling,method) yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi yang dilakukan
secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Metode analisis
data menggumakan analisis deskriptif kuantitatif .Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa (1). Biaya tenaga kerja petani padi di Kecamatan di DesaLibureng,
Kabupaten Bone. Biaya tenaga kerja rata rata yang dikeluarkan mayoritas petani
padi di DesaBune, Kecamatan Libureng adalah Rp. 1.219.556. (2).Biaya rata rata benih padi yang dikelarkan adalah 358.222.(3).Biaya pestisida yang dikeluarkan
mayoritas petani padi di Kecamatan Libureng, rata rata yang dikeluarkan oleh petani
padi di Kecamatan Libureng adalah 209.667.(4).Biaya rata rata pupuk yang
dikeluarkan mayoritas petani padi di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone selama
satu kali masa tanam adalah 153.689 dengan jenis pupuk yang digunakan adalah
pupuk urea, SP-36, ZA, Phonska dan KCl.(4).Berdasarkan hasil uji simultan
diperoleh informasi bahwa biaya tenaga kerja, biaya benih, biaya pestisida dan
biaya pupuk secara bersama sama mempengaruhi harga gabah petani di Kecamatan
Libureng. Berdasarkan hasil uji parsial, semua faktor yaitu biaya tenaga kerja, biaya
benih, biaya pestisida, dan biaya pupuk berpengaruh signifikan terhadap harga
benih