Abstract :
Pelayanan keperawatan masih sering mendapatkan keluhan dari
masyarakat, terutama perilaku dan kemampuan perawat dalam memberikan
asuhan keperawatan kepada pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan beban kerja dengan perilaku caring perawat Diruang Rawat Inap
Rumah Sakit Pendidikan Utama Ibnu Sina UMI Makassar
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat Ruang Rawat Inap Di
Rumah Sakit Pendidikan Utama Ibnu Sina UMI Makassar sejumlah 75 perawat,
dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan
kuesioner beban kerja dan kuesioner perilaku caring. Teknik analisa data yang
digunakan adalah analisa univariat gambaran atau deksripsi dari distribusi atau
frekuensi dan presentase setiap variabel yang diteliti.
Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan beban kerja dengan perilaku
caring perawat secara menyeluruh dikategorikan baik dengan nilai didapatkan 70
(93,3%) responden memiliki beban kerja sedang, (6,7%) mengalami beban kerja
berat. Semua responden (100%) mengalami perilaku caring cukup. Hasil uji
statistik dengan spearman menunjukan tidak ada hubungan antara beban kerja
dengan perilaku caring perawat dengan nilai p value 0,107 > α (0,05).
Hubungan beban kerja dengan perilaku caring perawat Di Rumah Sakit
Pendidikan Utama Ibnu Sina Umi Makassar diperoleh hasil tidak ada hubungan
antara beban kerja dengan perilaku caring perawat Diruang Rawat Inap Rumah
Sakit Pendidikan Utama Ibnu Sina UMI Makassasar. Maka dapat diambil
kesimpulan bahwa pada penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan dengan
tingkat korelasi sedang antara beban kerja dengan perilaku caring perawat. Hal
tersebut terjadi karena profesionalitas kerja, sebesar apapun beban kerja yang
dialami perawat, caring perawat terhadap pasien tetap sama seperti saat tidak
mendapatkan bebankerja, perawat bekerja secara profesional dan sesuai SOP.