Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Triwidaryanty, Triwidaryanty
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2025-06-04 02:53:07
Abstract :
Remaja. seringkali menghadapi masalah internal yang mereka tidak sadari,
yang kemudian dapat menimbulkan konflik akibat masalah self esteem. Remaja
dengan self esteem yang tinggi akan berfikir positif tentang hal-hal dalam dirinya,
berbeda dengan remaja yang mempunyai self esteem yang rendah akan berfikir
negative tentang dirinya dan tidak menyukai persepsi tentang segala sesuatu di
sekitarnya.Menimbulkan akibat masalah konflik masalah self esteem terkait power,
significance, virtue dan competence. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan self esteem dengan perilaku asertif pada siswa di SMA 10 Tana Toraja
Tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Jenis Penelitian dengan desain
menggunakan desain cross-sectional untuk mengetahui hubungan self esteem
dengan perilaku asertif. Sasaran penelitian ini yaitu siswa kelas X dan XI dengan
jumlah populasi sebanyak 168 siswa. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 118
siswa. Tempat dan waktu penelitian ini di SMA 10 Tanah Toraja ± satu bulan. Data
yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS
dengan metode analisis univariat dan bivariat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self esteem
(power) (p = 0,000 < 0,05) dengan perilaku asertif. Terdapat hubungan antara self
esteem (Significance) (p = 0,001 < 0,05) dengan perilaku asertif. Terdapat
hubungan antara self esteem (Virtue) (p = 0,001 < 0,05) dengan perilaku asertif.
Terdapat hubungan antara self esteem (Competence) (p = 0,003 < 0,05) dengan
perilaku asertif pada siswa di SMA 10 Tana Toraja.
Kesimpulan penelitian ini bahwa self esteem (power), self esteem
(Significance), self esteem (Virtue), self esteem (Competence) berhubungan
dengan perilaku asertif pada siswa di SMA 10 Tana Toraja. Saran diharapkan dapat
meningkatkan self esteem (power) dengan selalu berfikir positif, self esteem
(significance) mengikuti pelatihan public speaking, self esteem (virtue) mengikuti
kegiatan ekstrakulikuler dan self esteem (competence) kemampuan akademik
dengan cara aktif dalam proses pembelajaran.