Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Muh Adzani Dhanu Akba, Muh Adzani Dhanu Akba
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-07-28 06:41:07
Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji beberapa genotipe cabai super pedas non hibrida harapan dan hibrida harapan. Dan Menentukan genotipe yang paling adaptif pertumbuhannya di Malino, Buluballea, Kelurahan Patappang, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia dengan ketinggian 1550 mdpl, pada bulan oktober 2024 sampai Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan 3 genotipe cabai super pedas F6 382384-4-1-8-1, F6 382384-3-1-1-1, F1 383388, 2 varietas cabai super pedas Mhanu dan Katokkon. Percobaan menggunakan 3 ulangan dengan 15 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 22 tanaman dan 6 tanaman sebagai tanaman contoh dengan jarak Tanam 50x50 cm. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa uji adaptasi pertumbuhan vegetatife
genotipe hibrida harapan dan non hibrida harapan berpenagruh baik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Genotipe F6 382384-3-1-1-1 menghasilkan daya kecambah lebih baik (64,00%), tinggi tanaman tertinggi (58,17 cm), jumlah daun terbanyak (282,83 helai), jumlah cabang roduktif terbanyak (31,06) dan diameter batang terlebar (20,53 mm). Sementara pada varietas Katokkon menghasilkan umur
berbunga tercepat (65,33 HST). Genotipe F6 382384-3-1-1-1 menunjukkan performa agronomis yang baik dan adatif.