Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Putri Tonni, Nadiyah Naya
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2025-07-31 23:36:51
Abstract :
Penyakit ISPA dapat menyerang segara usia termasuk anak –
anak di bawah usia 5 tahun gejala ispa diawali dengan suhu tubuh yang
meningkat disertai batuk kering dan berdahak nyeri saat menelan dan
pilek. Penyakit ini masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian
sebesar 4,25 juta dengan kelompok yang paling berisiko adalah anak –
anak yaitu 1,6 juta meninggal akibat pneumonia. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan Antara faktor – faktor tersebut dengan
kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Ballaparang Makassar tahun
2024.
Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian analitik
kauntitatif dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah
semua balita berusia 2 – 5 tahun yang ada di wilayah kerja Puskesmas
Ballaparang Makassar. Tekhnik pengambilan sampel adalah teknik non
probability sampling dengan metode purposive sampling dan jumlah
sampel sebanyak 147 responden. Metode analisis data menggunakan uji
univariat bivariate dan perhitungan menggunakan SPSS.
Hasil penelitian di peroleh balita umumnya berjenis kelamin laki –
laki (50,8%) di bandingkan perempuan (42,2%) dengan kejadian ISPA
(66,7%), status gizi normal dan riwayat imunisasi umumnya lengkap.
Namun penelitian ini tidak di temukan adanya hubungan Antara status gizi,
status imunisasi dan pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA (p>0.05).
hubungan Antara perilaku merokok di temukan berkorelasi yang signifikan
di mana 73,1 responden yang memiliki perilaku merokok mengalami ISPA
pada balita (p=0,00).
Kesimpulan penelitian ini faktor yang berhubungan dengan kejadian
ISPA hanya berlaku merokok (p=0,00).
Saran penelitian ini sebaiknya balita tidak di biarkan terpapar asap
rokok oleh anggota keluarga yang perokok.