Abstract :
Tercatat terdapat 56,051 kasus gangguan terkait kesehatan reproduksi
pada pekerja perempuan di Indonesia. Rentang usia pekerja yang mengalami
gangguan sistem reproduksi paling besar dalam kelompok usia 25-30 tahun,
dengan 10.8% kasus fatal untuk pekerja perempuan selama periode waktu 2019
hingga pada tahun 2021 maka peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam
tentang “Faktor yang Berhubungan Terhadap Kesehatan Reproduksi Pada
Pekerja Wanita di PT. Maruki International Indonesia Tahun 2024”.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode
survey analitik, rancangan penelitian menggunakan rancangan cross sectional
study (potong lintang).Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi
logistic. Populasi pada penelitian ini adalah semua pekerja wanita di PT. Maruki
International Indonesia Makassar dengan jumlah sebanyak 52 orang. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling.
Hasil yang didapatkan adalah ada hubungan antara masa kerja terhadap
kesehatan reproduksi pada pekerja di PT. Maruki International Indonesia
Makassar tahun 2024, Ada hubungan antara usia terhadap kesehatan reproduksi
pada pekerja di PT. Maruki International Indonesia Makassar tahun 2024, Ada
hubungan antara beban kerja terhadap kesehatan reproduksi pada pekerja di
PT. Maruki International Indonesia Makassar tahun 2024, Ada hubungan antara
faktor psikologis terhadap kesehatan reproduksi pada pekerja di PT. Maruki
International Indonesia Makassar tahun 2024.
Saran Bagi pekerja perlu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya
menjaga kesehatan reproduksi, termasuk dengan menjaga pola makan,
olahraga, dan istirahat yang cukup. Selanjutnya pekerja perlu mengadopsi
strategi manajemen stres, seperti meditasi atau berpartisipasi dalam kegiatan
relaksasi.