DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIANSTUNTING PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI PUSKESMAS MANDAI KABUPATEN MAROS TAHUN 2024
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
ROSDIANA, ROSDIANA
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-08-05 01:03:21 
Abstract :
Stunting adalah anak balita dengan nilai zscorenya kurang dari-2 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3 SD (severely stunted). Stunting anak memiliki konsekuensi langsung dan jangka panjang termasuk peningkatan morbiditas dan mortalitas serta dampak yang merugikan pada perkembangan anak danberkontribusi pada siklus malnutrisi antargenerasi dan menghambat pembangunan ekonomi Hasil survey awal yang dilakukan pada bulan Februari tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 189 balita yang berusia 6- 59 bulan, mengalami stunting dengan beberapa penyebab diantaranya adalah status gizi yang buruk, kurangnya pengetahuan tentang pola makan yang tepat, serta kurangnya pengetahuan dalam menerapkan peran keluarga yang baik dalam kehidupan seharihari pada balita Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study dengan jumlah sampel 66 responden. Teknik pengambilan data yang dilakukan untuk menentukan sampel yaitu dengan mengunakan rumus slovin. Analisis data yang dilakukan yaitu secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan menggunakan aplikasi SPSS. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada yang berhubungan antara status gizi dengan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar(p= 0,000 <0,05), adanya hubungan pola makan anak dangan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar (p= 0,041<0,05), tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar (p=0,0511>0.05), tidak ada hubungan antara asi ROSDIANA 14120190134 xv eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar (p= 0,331>0,05), ada hubungan antara pola asuh terhadap kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar (p= 0,009 <0,05). Disimpulkan bahwa status gizi, pola makan anak dan polah asuhan gizi ibu berhubungan dengan kejadisan stunting sedangkan pengetahuan ibu dan asi eksklusif tidak berhubungan. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada ibu agar memperhatikan pola makan balita yang di buktikan dengan membujuk anak untuk makan agar nutrisi terpenuhi dan meningkatkan pertahanan kesadaran tentang pentinya gizi anak untuk mencegah terjadinya stunting 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia