Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
NADILLAH TIARA AMANDA, NADILLAH TIARA AMANDA
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-08-14 02:39:59
Abstract :
Rumah tangga petani di pedesaan menjadi bagian penting dalam ekosistem
pertanian. Perempuan pedesaan sering kali terlibat dalam berbagai aktivitas
produktif, mulai dari membantu pekerjaan pertanian hingga menjalankan usaha
kecil-kecilan. Cabai rawit di Desa Samaelo menjadi salah satu komoditas unggulan
dengan nilai ekonomi tinggi karena permintaan pasar yang stabil. Keberhasilan
produksi cabai rawit di Desa Samaelo melibatkan kontribusi aktif wanita di
berbagai tahap produksi seperti penanaman, perawatan, hingga pemasaran.
Kelompok wanita di desa ini memberikan dukungan besar dengan membekali
perempuan keterampilan pengelolaan hasil panen dan strategi pemasaran. Namun,
keterlibatan wanita dalam aktivitas ekonomi rumah tangga menghadapi berbagai
kendala dari faktor sosial, budaya, dan kurangnya pengakuan terhadap peran wanita
menjadi tantangan utama.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi karakteristik wanita
yang bekerja sebagai pemetik cabai rawit di Desa Samaelo Kecamatan Barebbo
Kabupaten Bone, (2) Menganalisis besar pendapatan wanita yang bekerja sebagai
pemetik cabai rawit, (3) Menganalisis kontribusi pendapatan wanita yang bekerja
sebagai pemetik cabai rawit terhadap total pendapatan rumah tangganya, (4)
Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan wanita bekerja sebagai
pemetik cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samaelo Kecamatan
Barebbo Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini berlangsung
selama 3 bulan yaitu bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2025. Metode
penentuan sampel dilakukan secara sensus yaitu wanita yang bekerja sebagai
pemetik cabai rawit berjumlah sebanyak 53 orang. Metode analisis data yang
digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis pendapatan untuk
mengetahui besarnya pendapatan wanita yang bekerja sebagai pemetik cabai rawit,
analisis kontribusi untuk mengetahui besar besar kontribusi wanita yang bekerja
sebagai pemetik cabai rawit terhadap pendapatan rumah tangga, dan analisis regresi
linear berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan
variabel dependen.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Wanita yang bekerja sebagai
pemetik cabai rawit memiliki rata-rata pendapatan Rp1.500.000 sehingga upah/gaji
yang didapat oleh wanita yang bekerja sebagai pemetik cabai rawit dikategorikan
rendah di bawah dari jumlah upah minimum kabupaten/kota (UMK) Kabupaten
Bone tahun 2025 sebesar Rp3.657.527. (2) Jumlah total pendapatan wanita
sebanyak Rp1.605.600 sedangkan total pendapatan seluruh anggota rumah tangga
sebanyak Rp5.607.000 dan kontribusi pendapatan wanita yang bekerja sebagai
pemetik cabai rawit sebanyak 28,64% yang menunjukkan nilai kontribusi berada
pada kategori rendah. (3) Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda,
diketahui bahwa secara simultan variabel umur (X1), tingkat pendidikan (X2),
jumlah anggota keluarga (X3), dan pendapatan suami (X4) berpengaruh signifikan
terhadap keputusan wanita bekerja sebagai pemetik cabai rawit. Hasil uji t
menunjukkan bahwa variabel umur (X1) memiliki nilai signifikansi 0,01 < 0,05,
tingkat pendidikan (X2) sebesar 0,004 < 0,05, dan pendapatan suami (X4) sebesar
0,000 < 0,05, yang berarti ketiganya berpengaruh signifikan terhadap keputusan
wanita bekerja. Sementara itu, variabel jumlah anggota keluarga (X3) memiliki
nilai signifikansi 0,063 > 0,05, sehingga tidak berpengaruh signifikan