DETAIL DOCUMENT
FAKTOR RISIKO KEJADIAN GAGAL GINJAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BATARA GURU BELOPA KABUPATEN LUWU TAHUN 2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Rahmadani Jurais, Rahmadani
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2025-08-14 02:40:03 
Abstract :
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko umur, jenis kelamin, Riwayat penyakit, kebiasaan konsumsi obat,suplemen dan minuman herbal, kebiasaan minum air putih terhadap kejadian gagal ginjal di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Belopa Kabupaten LuwuTahun 2023. Gagal ginjal adalah suatu kondisi yang mengurangi kapasitas organ ginjal untuk beroperasi secara efektif, merusak kemampuan ginjal untuk menyaring elektrolit tubuh, keseimbangan cairan, dan kadar kimiawi seperti garam dan kalium sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian gagal ginjal di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Belopa Kabupaten LuwuTahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknik Consecutive sampling dengan desain studi case control yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 123 sampel. Metode analisis data menggunakan analysis univariat dan analysis data bivariat dianalisis menggunakan uji chi-square. Didapatkan hasil dari penelitian ini bahwa jumlah umur yang paling besar menderita gagal ginjal pada umur 41-50 tahun, sedangkan pada jenis kelamin yaitu Perempuan yang paling banyak menderita gagal ginjal. Faktor risiko Riwayat penyakit hipertensi tidak ada hubungan yang bermakna dengan kejadian gagal ginjal (OR 95% = 1.368 p value = 0,471 Cl = 0.583-3.210), faktor risiko Riwayat penyakit Diabetes Millitus tidak ada hubungan yang bermakna dengan kejadian gagal ginjal (OR 95% = 0.663 p value = 0,363 Cl = 0.273- 1.612), faktor risiko Riwayat penyakit Asam Urat ada hubungan yang bermakna dengan kejadian gagal ginjal (OR 95% = 0.327 p value = 0,010 Cl = 0.137- 0.781), faktor risiko Riwayat penyakit Kardiovaskular tidak ada hubungan yang xiv bermakna dengan kejadian gagal ginjal (OR = 0.891 p value = 0,796 Cl = 0.369- 2.147), Berdasarkan hasil analisis bivariat, pada pasien gagal ginjal kronik dengan riwayat konsumsi obat-obatan (OR = 0.926 p value = 0,130 Cl = 0.874-0.980), suplemen (OR = 0.758 p value = 0,749 Cl = 0.139-4.133), dan minuman herbal (OR =0.912 p value = 0,829 Cl = 0.394-2.108), gagal ginjal dengan riwayat kebiasan minum air putih mempunyai hubungan dengan kejadian gagal ginjal (OR = 0,336 p value = 0,145 Cl = 0.073-1.548). Bagi responden diharapkan agar selalu memperhatikan Kesehatan, dengan cara rutin memeriksakan tekanan darah, memeriksakan gula dan rutin melakukan pemeriksaan menyeluruh agar tidak terjadi komplikasi pada tubuh. Melakukan penelitian tentang faktor risiko terjadinya gagal ginjal. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia