DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KESEHATAN MENTAL PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP (JIWA) RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH (RSKD) DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR TAHUN 2025
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Azzahra, Difa Amru
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-08-20 04:55:30 
Abstract :
Kesehatan kerja adalah upaya melakukan peningkatan dan pertahanan derajat kesehatan mental, fisik serta sosial untuk pekerja di seluruh jabatan yang dikhawatirkan terjadi ancaman keselamatan kerja karena kondisi pekerjaan. kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera dimana seseorang menyadari akan kemampuan yang dimilikinya, dapat mengatasi tekanan hidup yang normal, dapat produktif bekerja, dan mampu berkontribusi dalam komunitasnya. Berdasarkan temuan lapangan yang dilakukan, hasil wawancara terhadap beberapa responden menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi terjadi karena adanya tuntutan yang terlalu banyak dari keluarga pasien serta keterbatasan jumlah tenaga medis di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar khususnya pada shift kerja di malam hari, satu ruangan berisi 60 pasien hanya dijaga oleh 2 orang perawat sehingga perawat sering pusing karena kelelahan saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk memahami faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan mental perawat di ruang rawat inap (jiwa) Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar Tahun 2025. Desain penelitian, studi cross sectional, memanfaatkan alat penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. 100 perawat yang bekerja di ruang rawat inap jiwa merupakan populasi penelitian. Rumus slovin, diterapkan pada data yang dikumpulkan dari 80 perawat, digunakan untuk menghitung sampel yang digunakan dalam penenelitian ini. Pendekatan analisis data ini menggunakan Uji Regresi Berganda digunakan untuk memeriksa data, dan tingkat kesalahan 0,05 atau 5% dipertimbangkan Menurut hasil uji regresi logistik berganda, ada pengaruh antara stress kerja terhadap kesehatan mental yaitu (p=0.000<0.05), ada pengaruh antara beban kerja terhadap kesehatan mental yaitu ii (p=0.045<0.05), tidak ada pengaruh antara lingkungan kerja fisik terhadap kesehatan mental yaitu (p=0.126≥0.05), tidak ada pengaruh dari hubungan interpersonal pada kesehatan mental (p=0.939≥0.05) terhadap perawat di ruang rawat inap (jiwa) RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar Tahun 2025. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara stress kerja dan beban kerja terhadap kesehatan mental perawat dan tidak ada pengaruh antara lingkungan kerja fisik dan hubungan interpersonal terhadap kesehatan mental perawat di Ruang Rawat Inap Jiwa Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar Tahun 2025. RSKD Dadi Kota Makassar sebaiknya dapat merancang dan menerapkan program manajemen stres secara rutin untuk mendukung kesehatan mental perawat. Program ini bisa berupa pelatihan relaksasi, konseling psikologis, dan dukungan sebaya (peer support) karena dapat membantu perawat dalam menghadapi tekanan kerja secara lebih sehat dan adaptif.dan segera melakukan evaluasi terhadap penataan sumber daya manusia, khususnya di sektor keperawatan, guna mengatasi ketidakseimbangan antara jumlah perawat dan pasien. Selain itu, rumah sakit diharapkan agar tetap mempertahankan kualitas lingkungan fisik yang ada, serta terus melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa fasilitas kerja tetap mendukung kenyamanan dan produktivitas perawat serta dapat mengembangkan program serupa "Kopi Monev" sebagai inisiatif untuk meningkatkan komunikasi antar rekan kerja. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia